Berikut adalah adab berdoa (dari berbagai sumber):
- Mulailah dengan Basmalah.
- Menjauhi yang haram, baik makanan, minuman maupun pakaian.
- Memuji Allah dengan ucapan Hamdalah.
- Ucapkanlah shalawat untuk Rasulullah SAW.
- Dengan hati ikhlas dan penuh pengharapan.
- Khusus dan tenang.
- Dengan suara lemah lembut dan rendah hati.
- Tidak putus asa, ulangi doa beberapa kali.
- Yakin bahwa doanya akan terkabul.
- Tutup doa dengan shalawat, memuji Allah dan “Amin”.
Waktu-waktu yang baik untuk berdoa:
- Pada malam lailatul Qadar.
- Pada hari wukuf di Arofah.
- Pada bulan Ramadhan.
- Pada saat berbuka puasa bagi yang berpuasa.
- Malam Nisfu Sya’ban.
- Malam 10 Muharram.
- Pada malam dan hari Jum’at.
- Pada tengah malam dan sepertiga malam yang terakhir.
- Antara adzan dan qamat.
- Pada saat perang berkecamuk.
- Pada waktu khatib duduk diantara dua khutbah.
- Setelah shalat fardhu.
- Antara dzuhur dan ‘ashar.
- Pada saat sedang sujud dalam shalat.
- Ketika turun hujan/kehujanan, terutama selepas musim kemarau.
- Seusai membaca dan/atau mengkhatamkan Al Qur’an.
- Setelah melakukan amal soleh.
- Setelah bersedekah kepada fakir miskin.
Diriwayatkan dari Al Hasan bahwasannya tempat-tempat berdoa yang Istijabah (Maqbul) di Mekkah ada 15 tempat.
- Di Multazam (dinding Ka’bah)
- Di sekitar tempat Tawaf
- Di bawah Pancuran/Talang Emas/Hijir Ismail
- Di dalam Ka’bah
- Di sekitar sumur Zam Zam
- Di Sofa
- Di Marwah
- Di sepanjang jalur Sa’i
- Di belakang Makam Ibrahim
- Di Arafah
- Di Muzdalifah
- Di Mina
- Di sekitar Jumrah Ula
- Di sekitar Jumrah Wusta
- Di Sekitar Jumrah Aqobah
Diriwayatkan pula selain Al Hasan bahwasannya berdoa yang mustajab yaitu:
- Di sekitar Hajar Aswad
- Di sekitar dinding Ka’bah
Tempat-tempat yang Mustajab di Madinah yaitu:
- Di Raudah
- Di Masjid Quba
Secara keseluruhan diperkirakan ada setidaknya 50an tempat yang mustajab untuk berdoa.
Orang-orang yang dikabulkan doanya:
- Orang yang sedang berpuasa.
- Pemimpin yang adil.
- Orang yang teraniaya atau menderita.
- Doa kedua orangtua kepada anaknya.
- Anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya.
- Orang yang sedang dalam kesulitan.
- Orang yang jauh dari saudara karena merantau.
- Orang Soleh.
- Orang yang bertaubat dari dosa-dosanya.
- Orang yang bangun tidur di tengah malam dalam keadaan masih suci (berwudhu) dan berdzikir.
Doa Sapu Jagat (Yang Mencakup Segala Doa):
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanata wa filaakhirati hasanatawa qinaa ‘adzaabannaar.
Artinya: Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.
Buku: Risalah Do’a Untuk Anak-Anak Bergambar oleh Drs. Ahmad Gozali; penerbit “CV. Karya Utama” Surabaya.