Gelas Pecah: Presentiment?

Apakah kalian percaya pada firasat atau pertanda? Gelas pecah, foto yang tiba-tiba jatuh, atau mimpi.

Semua firasat yang terjadi belakangan ini berhubungan, atau lebih tepatnya dihubung-hubungkan dengan Makku yang Insya Allah tinggal 10 hari lagi berada di Madinah sebelum pulang ke tanah air. Di hari-hari awal keberangkatan Makku, aku dan kakak sepupuku mengalami mimpi yang mirip. Kakakku mimpi giginya putus, lalu kaca nako di rumahnya tiba-tiba jatuh dan pecah. Kemudian dia menyampaikannya padaku, serta menanyakan apakah Makku sudah menghubungi. Aku sendiri, di waktu yang sama, mimpi gigi bawahku goyang, seperti mau tanggal, tapi karena terasa sakit, nggak jadi kucabut.

Karena itulah, pada saat itu, aku begitu mencemaskan kalau-kalau itu pertanda sesuatu yang kurang baik terhadap Makku. Meski aku tetap berusaha berpikiran positif.

Tapi kemudian, barusan, Bapakku yang hendak minum sehabis makan siang, gelas di tangannya tiba-tiba pecah.

Aku tidak tahu harus berpikir apa dan bagaimana. Di satu sisi, aku merasa ‘pertanda-pertanda’ ini agak terlalu obvious. Maksudnya, terlalu menarik perhatian. Karena biasanya kan, pertanda itu nggak begitu diperhatikan, baru teringat setelah kejadian buruknya terjadi. Meski di sisi lain, aku jelas khawatir.

Tapi kemudian, aku ingat salah satu pesan Makku sebelum ia berangkat. Yang merupakan anjuran yang juga disarankan bagi semua keluarga yang anggota keluarganya pergi berhaji. Kira-kira pesannya itu supaya kita, sebagai keluarga calon Haji di tanah air untuk berdoa, beribadah dan beramal baik karena itu akan berpengaruh atau ter-konkesi dengan anggota keluarga yang berhaji.

Maka akhirnya, aku sampai pada kesimpulan bahwa ini adalah sebuah bentuk cobaan. Apakah aku bakal memercayai pertanda-pertanda ini atau tidak. Sementara dalam ajaran Islam, memercayai pertanda adalah perbuatan syirik dan dimurkai Allah. Dengan demikian, jika aku memercayai pertanda-pertanda ini begitu saja, bisa-bisa Allah justru menjatuhkan laknat atau persitiwa yang buruk beneran. Karena itu saat ini yang bisa kulakukan adalah tetap bersama cara-cara yang baik dan diridhoi Allah. Karena kegiatan berhaji adalah ibadah yang sakral dimana seorang umat bisa terhubung begitu dekat dengan Allah lebih dari kapanpun.

Semoga Makku dan semua calon haji di tanah suci diberkahi keselamatan dan kesehatan serta menjadi haji yang mabrur. Amin ya rabbal ‘alamin.

About these ads

8 pemikiran pada “Gelas Pecah: Presentiment?

    • iya. tergantung kitanya percaya atau nggak. walaupun kita ‘diberitah’u tentang masa depan, yang bisa kita lakukan tetaplah menjalani masa kini sebaik-baiknya. kayak lagu:

      que sera, sera…
      whatever will be, will be.
      the future’s not ours to see.
      que sera, sera… :D

  1. haaa…bertamu-bertamu :D
    minumnya yang dingin yaaa… #eh

    woh!!
    tanda-tanda kek gitu amy juga pernah lho,..e tapi g sama persis juga sih,,ya seperti kedut-kedut di mata atau di pipi atau ndak telapak tangan gatal-gatal.
    Tapi kan kata orang g bole berfikiran negatif musti positive thinking terus..yaudah bagi tanda-tanda yang negatif amy ganti jadi pisitf. Ya seperti sugesti gitu lah..

    eh..eh
    tapi (kata orang) kalo pertanda seperti itu saat kita mengabaikannya barulah itu yang terjadi. Kita sadarnya setelah hal bu*uk itu terjadi.(mudah2an enggak ya)
    eh..gitu sih kalo yang beredar di lingkungan amy.

    wah…komen amy kepanjangan yak?
    hihihi…maaf
    :D

  2. Hidup memang kadang diliputi oleh misteri banyak hal yang belum terpecahkan sampai dengan saat ini. Apakah itu pertanda, hanya kebetulan saja, firasat atau ‘alamat’ bagi kita semuanya tentu kita ‘kembalikan’ kepada Alloh Tuhan semesta alam. Sebelum munculnya sesuatu tentu akan didahului oleh tanda-tanda baik yang dapat ditangkap oleh panca indera, peralatan atau tidak tertangkap oleh manusia. Semuanya berproses dengan waktu. Trims sharingnya. Salam sukses.

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s