Pegel

Nggak tahu mau ngasih judul apa. Yang pasti sepanjang hari ini sejak dini hari tadi ada tiga hal yang bisa saya ceritakan:

Pegel lengane

Kebetulan orangtua saya sedang membangun sebuah rumah petak di samping rumah. Lalu sore kemarin saya bantuin ngecat dikit dinding-dindingnya. Saya sebenernya paling nggak doyan sama pekerjaan ngecat. :cry: Makanya saya nggak banyak-banyak ngerjainnya. Cukup bagian-bagian yang bisa saya jangkau aja. Segitu aja udah sukses bikin lengan saya pegal-linu malam harinya. (Ketahuan yang jarang kerja. :mrgreen: )

Sangat nggak nyaman rasanya kebangun dari tidur karena rasa pegel-linu di sekujur lengan. Akhirnya saya cuma kasih balsem sebagai tindakan awal mengurangi rasa pegalnya. Tapi habis itu saya udah nggak bisa tidur lagi. Saya pun bangun dan mengendap-endap ke warung, nemu obat namanya Antalinu, yaudah saya minum aja sebutir. Ada juga koyo cabe, tapi saya nggak berani pakenya. :( Habis itu saya coba pijit-pijit sendiri lengan saya. Lucunya yang dipijit lengan tapi yang keluar gelege’an (sendawa mengeluarkan angin). Hasilnya lumayan lah untuk mengurangi sedikit kekakuan otot.

Saat ini lengan saya masih ngilu sedikit. Rasa ngilunya masih muncul kalo saya mengetik terlalu cepat atau dalam durasi lebih dari tiga detik.

Obat apa ya yang bisa ngilangin pegel linu?

Pegel kuotane

Karena baru pengalaman Internetan dengan kuota, saya baru sadar betapa cepatnya kuota dibawah 1GB habis terpakai (dan betapa borosnya saya). Waktu pertama kali beli esia max-d kemarin saya coba beli paket bulanan yang paling kecil, Rp25ribu untuk 600MB. Dan kuota segitu langsung habis dalam waktu 3-4 hari.

Setelah kuota habis, kita masih bisa berinternet hingga batas 800-anMB. Kecepatannya juga sedikit berkurang. Jika biasanya download bisa menyentuh 100kbps, kini hanya sebatas belasan hingga puluhan kbps.

Pegel lindune*

Sekitar pukul 11:40 siang tadi, terjadi gempa yang cukup besar walau tidak lama. Saya lagi dalam modus molor, :razz: dan ketika Emak saya memanggil-manggil saya cuma menyahut tanda udah bangun. Habis itu saya keluar kamar dan pindah tidur di depan TV. :oops:

Dikutip dari Media Indonesia:

Gempa berkekuatan 6,6 skala Richter (SR) yang terjadi di Subulussalam, Provinsi Aceh, Sabtu (23/5) sekitar pukul 11.34 WIB, membuat panik pasien Rumah Sakit Umum (RSU) dr Pirngadi Medan, Sumatra Utara. Link

Gempa tepatnya terjadi di 24 kilometer Barat Laut Kota Subulussalam, Aceh tepatnya pada koordinat 2,81 Lintang Utara dan 97,71 Bujur Timur. Pusat gempa terletak di kedalaman 103 kilometer. Link

*Lindu: (jawa) gempa

Sumber gambar: chiropractic-help.com; ezbusorlando.com; funny-cats.blogspot.com

About these ads

21 pemikiran pada “Pegel

  1. Yang namanya ngecat, keliatannya ringan. Tapi kalau nggak biasa, lengan pegal itu pasti kita rasakan malam sesudahnya. Orang Jawa bilang ‘kemeng’
    Lengan rasanya mau lepas, senut2 njarem :D

  2. Lengan pegal? Sangat amat tidak nyaman… setuju… :( Makanya setiap kali lengan pegel, saya kasih balsem banyak-banyak, bawa ke tukang pijat. Sangat risih kalau tangan pegal lebih dari beberapa jam.

    • iyah gan. makanya sekarang saya coba hemat2 pakenya. kalo untuk browsing2 dan download yang gak lebih dari 10MB saya pakai smart 5rb/hari unlimited. walaupun rada2 sangat lemot.. :(

  3. wah jadi ingat dulu saya juga pernah mbantu tukang yang membangun rumah bapak. Bantu ngangkati batu bata dan mendorong gerobak pasir. wew… langsung tepar malamnya. Besoknya jadi ga bisa mbantuin lagi ha ha..

    btw salam kenal mas.

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s