Anak-Anak Pembersih Makam

medanbisnisdaily.com/ali yustono

Memasuki bulan Ramadhan begini musimnya anak-anak pembersih makam bermunculan.

Tadi siang saya dan Emak berziarah ke makam almarhumah Nenek saya. Begitu saya memasuki makam, anak-anak seumuran SD ngikutin saya. Dan tiba-tiba saya berasa jadi Tom Cruise yang diikuti paparazzi. :lol:

Tapi Emak bilang kalo kita udah bawa arit* sendiri. Bubarlah anak-anak itu, kembali nongkrong dalam satu kelompok sambil ngobrol-ngobrol.

Alasan mereka melakukan pekerjaan ini mungkin beragam. Karena kebutuhan ekonomi, atau sekedar untuk nambah-nambah uang jajan di musim liburan.

Menurut artikel berita ini, anak-anak pembersih makam bisa mendapatkan penghasilan 20-40ribu perhari. Wah pantaslah banyak anak-anak yang jadi pembersih makam musiman.

Selama ziarah saya cuma bengong nungguin Emak saya baca Yaasin karena nggak bawa Yaasin ekstra. Suasana makam yang tenang dan semilir membuat saya semakin mengantuk. Matahari terik hari ini menyengat punggung saya. Kaos hitam yang saya pakai jadi berasa kayak baru disetrika.

Anak-anak pembersih makam itu pun nampak berteduh dibawah pohon besar.

Adakah pemandangan seperti diatas di tempat tinggalmu?

*semacam cangkol kecil yang pisaunya pipih

About these ads

19 pemikiran pada “Anak-Anak Pembersih Makam

  1. aku kok baru tahu ya ada pekerjaan spt ini, dulu di kampungku nggak ada sih

    tapi aku salut anak anak spt ini yg mau bekerja di waktu luangnya, nambah pengalaman gitu lho gmn kerja itu, kalau di sini anak anak seusia mereka kerja ngantar koran dr rumah ke rumah, mereka bangga sekali kalau ada tambahan uang saku hasil keringatnya sendiri

  2. cuma anakanak Ham?
    aku tuh kalau pas lagi ke makam Mbahku di SOlo, itu yg namanya tukang nyapu2 makam, ngaritin rumput, dr mulai yg anakanak kecil masih piyik banget sampai yang neneknenek ada lho, belum juga sampai di makamnya, baru juga turun dr mobil masih di pelataran parkir udah dikerubutin ngikutin sampai ke makamnya. Jadilah kebiasaannya kl mau ke makam pasti nyiapin receeeehhh >_____<

  3. kampungku jauh sekali. Di kotaku sekarang, belum pernah berziarah kekubur, karena memang tidak ada..
    tapi kegiatan ziarah begini memang ramai sekali ya, dan akan lebih rame 3 harian sebelum Ramadhan biasanya

    • mereka banyak temennya juga kok yang sama2 kerja begitu, jadi bisa sambil ngobrol2 sambil nunggu ‘pelanggan’ datang. :razz:
      makasih kunjungannya…

  4. Kalau di desa saya ‘gak ada mas, tapi di desa tetangga pernah dengar tapi bukan bersihin rumput mereka yang baca Yasin terus dapatimbalan seikhlasnya. Menurut saya hal tersebut tidak patut dilakukan kecuali mereka tak mengharapkan imbalan. Biasanya di desa saya kalau di bulan Ramadhan atau menjelang Hari Raya, warga desa secara gotong-royong membersihkan makam. :D

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s