Kadang saya suka disuruh belanja sama Emak saya ke grosir. Belanja barang-barang buat warung. Sejak pertama kali belanja di grosir Kak Fitri, saya udah sering sekali bikin kesalahan seperti lupa memasukkan barang ke plastik.
Kalo mereka tipe pemilik grosir yang galak dan sinis, mungkin saya bakal dicurigai terus tiap belanja kesitu. Tapi untungnya Kak Fitri dan Bang Sunar adalah orang-orang yang nggak seperti itu. Mereka santai dan humoris.
Hingga sekarang, seperti sore tadi saya masih suka lupa mengangkut barang belanjaan. Mereka jadi udah biasa sama kebiasaan saya yang pelupa. Ya asal nggak dibiasain.
Menurut beberapa tips yang saya temukan di gugel, untuk membangun kepercayaan itu cuma butuh kejujuran. Katakan apa yang sebenarnya, dan jangan disembunyikan. Sampaikan keinginan dan tujuan kita secara jujur, supaya orang lain juga bisa menghargai kejujuran kita.
Dan kepercayaan itu butuh waktu untuk membangunnya. Sejak sering lupa ngangkut barang belanjaan, saya berusaha supaya nggak sering-sering kayak gitu karena takutnya nanti dicap sebagai pelanggan nakal. Jadi memang butuh usaha juga dari kitanya sendiri supaya nggak melakukan kesalahan atau yang merugikan pihak lain yang bekerjasama dengan kita.
Sebagai pebisnis mereka itu terbilang sangat ramah kepada pelanggan. Mereka gampang menjadi teman dengan pelanggan-pelanggannya. Karena ada grosir lain yang mungkin karena merasa dia dibutuhkan banyak orang sebagai suplier berbagai kebutuhan, mereka jadi nggak begitu ramah sama orang. Walau saya yakin niat mereka nggak merugikan pelanggan atau berbuat curang. Hanya saja pendekatan tiap pedagang itu beda-beda.
Tapi kalo udah sama-sama mengerti, apapun masalanya bisa dibicarakan dengan baik.

setuju , jujur itu nomor satu deh
btw, seneng ya kalau pemilik grosir spt bang Sunar dan kak Fitri
iya bang sunar itu bahkan kadang jahil orangnya. pernah saya dibohongin bilangnya motor saya yang diparkir di depan grosir ilang. ngakak dia liat ekspresi saya. ckckc.
Yah. Artikel ini sangat penting, terlihat simple, tapi merupakan salah satu hal penting menjadi manusia, “jujur”.
idem gan.
tempat sya belanja juga pemiliknya enak sob….ngambil sendiri trus nimbang sendiri (walau nnti di cek lagi), tapi pelayanannya spt mempercayakan kepada pelanggan sepenuhnya
enaknya ntar nich kalo mo lebaran…grosir pasti memberikan kita sekedar “cendera mata” buat para pelanggannya
nah iya tuh. apalagi kalo pas lebaran nanti. tapi saya belom pernah sih. soalnya baru setahun atau dua tahunan ini belanja di kak fitri. hehehe
Tulisan yg inspiratif sekali..
Kunjungan di pagi hari..
makasih gan kunjungannya.
Ane selalu belajar dari kisah orang kecil namun berhati besar,, yukk mari sebarkan ilmu seluas-luasnya..
membangun kepercayaan tuh emang sulit, jadi jangan sia2kan kepercayaan yg diberikan padamu
iya gan.
saya setuju sama gugel, butuh kejujuran uktuk menumbuhkan kepercayaan….
iya soalnya kalopun mengecewakan orang lain itu murni kesalahan, bukan kesengajaan yang ditutup2i.
bener gan….
sering ayah saya menasehati tentang kejujuran,, heeee
Ping-balik: Trust | The Moon Head