Leo Tolstoy – “Dimana Ada Cinta, Disana Tuhan Ada”

Sejujurnya saya agak nggak yakin bisa bikin review tentang buku ini. Entah karena saya yang kurang menyerap dan menyimak saat membaca atau karena memang bukunya yang klasik memiliki banyak detil kehidupan sosial yang rumit. Jadi saya bahas ringkasan singkatnya aja ya…

Di dalam buku terbitan Serambi ini terdapat lima buah cerita:

  1. Dimana Ada Cinta, Disana Tuhan Ada
  2. Tuhan Tahu, tapi Menunggu
  3. Tiga Pertapa
  4. Majikan dan Pelayan
  5. Dua Lelaki Tua

Cerita #1 bercerita tentang seorang pembuat sepatu yang merasakan kehadiran cinta kasih Tuhan lewat orang-orang di sekitarnya.

Cerita #2 bercerita tentang keikhlasan seseorang yang dipenjara selama puluhan tahun untuk kejahatan yang tidak ia lakukan.

Cerita #3 saya sempat kaget dan lucu membaca akhirnya. Mengisahkan tentang tiga pertapa di sebuah pulau terpencil. Dalam kisah ini kita bisa mengambil pelajaran bahwa kita tidak tahu bagaimana tingkat kesalehan setiap orang di mata Tuhan.

Cerita #4 adalah yang paling panjang diantara kelimanya. Bercerita tentang seorang majikan yang angkuh dan arogan bersama pelayannya yang rendah hati serta setia saat keduanya terjebak dalam badai salju. Dalam peristiwa ini, arogansi sang majikan luluh dalam cara yang mengharukan.

Cerita #5 bercerita tentang dua sahabat yang berziarah ke Yerusalem. Namun keduanya terpisah dan terlibat dalam  peristiwa yang berbeda dan ‘ajaib’.

Kisah-kisah dalam buku ini sarat akan pesan moral dan peristiwa relijius seperti keajaiban dan mukjizat dalam ajaran agama Nasrani. Walaupun demikian tetap bisa dinikmati secara universal.

Leo Tolstoy (1828-1910) adalah penulis Rusia yang juga merupakan pemikir dan penggagas isu-isu moral dan relijius. Ia menjadi yatim piatu pada usia 9 tahun dan wafat pada bulan November 1910 di sebuah stasiun kereta api.

gambar:  goodreads.com

About these ads

14 pemikiran pada “Leo Tolstoy – “Dimana Ada Cinta, Disana Tuhan Ada”

      • Belum sempat menyisihkan uang untuk membelinya Ham. Hehehe. Tapi mungkin nanti kalau ada cukup rizki, menyengajakan untuk membeli salah satu bukunya. :D

        Tetap membaca buku-buku yang inspiratif ya. Dan jangan lupa share. ;)

  1. Ping balik: (Fiksi) Pahlawan Yang Dipeluk Tuhan « The Moon Head

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s