Merindukan Air

Gara-gara krisis air yang sedang terjadi, saya jadi sadar ternyata kalo saya mandi itu nggak mesti buang-buang air banyak. Asal cukup buat bilas shampo dan sabun, nggak sampelah setengah ember ukuran sedang yang warna hitam itu.

Padahal saya ini kan gendut. Bidang kulit yang harus dibasuh pun pastinya lebar. :lol: Tapi ternyata air segitu bisa melakukan pekerjaannya dengan baik.

Krisis air ini juga bikin saya merindukan air. Atau lebih tepatnya jadi lebih menghargai tiap tetes air yang didapat dari hasil nampung semalaman.

Biasanya di kamar mandi selalu ada ember besar air yang siap dipakai. Sekarang ember besar itu nyaris kering dan tidak pernah diisi, karena lebih mudah menampung dan memindahkan air dengan ember-ember yang lebih kecil.

Bisa masak mi instan atau yang berkuah pun jadi sesuatu yang istimewa. Melihat mi instan kuah saat sahur tadi saya langsung mikir, “Loh, apa airnya cukup buat masak yang kuah-kuah?” Dan waktu nyiduknya ke piring pun (um..sebenernya mangkok), rasanya saya mendengar lagu Etta James – At Last saking harunya.

Apa sebenarnya penyebab dari semua tragedi ini? *lebay*

Menurut media online ini, PDAM Tirtanadi mengalami kekurangan titik air.

“Kami berharap masyarakat ikut aktif untuk berkontribusi, karena kami sedang mencari titik-titik air yang nantinya dapat dipakai 5 ribu lebih sambungan baru yang bisa digunakan,” kata Humas PDAM Tirtanadi Provinsi Sumut, Zaman Karya Mendropa.

Jadi masalahnya adalah kekurangan titik air, sementara jumlah permintaan besar.

Tentu saja bukan cuma kami yang mengalami masalah seperti ini, tapi di kawasan lain di Medan juga. Tapi semoga masalah ini bisa segera bisa diatasi. Masyarakat mengeluhkan mereka nggak mau air mati setiap hari tapi bayarnya tetap mahal tiap bulan. :(

About these ads

29 pemikiran pada “Merindukan Air

  1. lagi krisis air ya? di tempat saya air nyala cuma jam1-3 sore lalu mati lagi dan baru nyala lagi bada isya itu pun tipis sekaliiii. saat di dapur saya paling miris kalau ga ada air sama api, beuh menderita banget dah kalau gitu itu :roll:

  2. Ping balik: Kuis Mini: Daun Pandan « The Moon Head

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s