Di-copas dari blog lama saya.
Kamu mungkin mengartikan ‘soulmate’ sebagai pasangan kekasih. Sebagian lagi mengartikannya sebagai partner, sahabat, bahkan orangtua. Tapi, siapa soulmate kamu sesungguhnya?
Dalam spiritualisme, soulmate atau pasangan jiwa juga memiliki tempat tersendiri. Selain itu dikenal pula istilah jiwa kembar dan hubungan karma.
Namun pasangan jiwa adalah yang paling memberi pengaruh besar pada diri kita.
Pasangan jiwa bisa lebih dari satu orang dalam satu kehidupan yang kita jalani. Berikut adalah ciri-ciri mereka:
- Kita sangat menikmati waktu bersama mereka sesingkat apapun itu, bahkan jika ia memiliki sifat-sifat yang kurang kita sukai.
- Biasanya susah untuk memutuskan hubungan dengan pasangan-pasangan jiwa kita dan jika kamu terpisah dengannya dalam jangka waktu yang lama, ada perasaan aneh seperti ‘penyegaran’. (Uncover Your Past Lives, Ted Andrews)
- Pasangan jiwa memiliki hubungan yang terkadang begitu ekstrem dengan kita. Dimulai dari kemiripan wajah, hobi, sampai menderita penyakit yang sama (walaupun tidak memiliki hubungan darah), merasakan perasaan yang sama, dan lain-lain.
Kesimpulannya, soulmate bisa ada dimana aja dan ‘berwujud’ sebagai siapa saja: sahabat, pacar, abang, kakak, orangtua. Maka hargailah setiap momen yang kita lewati bersama soulmate kita. Sebab jiwa kalian sudah melalui perjalanan panjang untuk saling mencari dan menemukan satu sama lain.
Sekedar referensi. Boleh percaya, boleh enggak.
gambar: flutteringbutterflies.com
Ham, ikut yang #WriterChallenge yak.
jadi ingat suamiku
cuit cuit..
jadi inget temen saya, Ly
hampir semua orang yang pernah berinteraksi dengan kami mengatakan bahwa kami soulmate, padahal sifat kami berkebalikan 180 derajat
itu temen/sahabat cewek ya mbak… saya juga ngerasa hal yang sama ama seorang sobat cowok. rasanya udah kayak sodara.
iya
Hahaha.., terakhire kilo mas jan ra enak bluas.. ‘boleh percaya, boleh enggak’
haha ben kalo dianggep keliru ra dituntut.
siapaa yaaaa soulmatekuu
ciee…
kok cieee mase???
siapapun soulmate-nya izzawa yang penting ciee
“Sekedar referensi. Boleh percaya, boleh enggak.
” << ya kakak, udah terlanjur seneeeeng T.T
haha iya ya… yauda deh percaya aja yuk.
waduh, soulmate saya dimana-mana nieh mas
semoga saling menemukan… #eaa