17-an Sedih

Walau 17-an udah lewat, saya mau cerita sedikit tentang pengalaman saya waktu 17-an saat masih kecil.

Ini bukan cerita tentang menang dapet hadiah, tapi justru sedih mengharu-galau. :lol: Waktu itu saya nggak dibolehin ikut lomba 17-an karena daerah asal saya sudah beda dengan daerah rumah lama saya.

Waktu itu kira-kira umur saya masih antara 9-11 tahun. Saya pindah rumah kira-kira sejak kelas 3. Sebenarnya nggak jauh, cuma beda gang/lorong doang. (Dari gang Subur pindah ke Lorong Sukoharjo.)

Nah jadi, kata panitianya saya nggak boleh ikut pertandingan apapun karena saya orang Sukoharjo. Sumpah waktu itu saya sedih banget. Saya berjalan pulang dengan kepala tergantung dalam sesal… Meninggalkan kemeriahan di belakang. Dan nggak ada yang tahu bahwa waktu sampai di rumah saya nangis. Saya emang dulu anak yang melodramatis. (Gedenya jadi Megaloman.)

Saya ngerasa didepak dari tempat kelahiran saya sendiri. Karena di gang itulah orangtua saya memulai hidup sebagai pasangan menikah, melahirkan saya, sampai saya punya teman-teman masa kecil semuanya ada di gang itu. Jadi bayangkan aja, ketika tiba-tiba saya merasa harus meyakinkan diri saya, bahwa saya bukan lagi bagian dari ‘rumah’ saya sendiri. Dan menerima kenyataan bahwa saya sudah tinggal di tempat lain, yang walau hanya terpisah segepok rumah, tapi rasanya amat jauh jaraknya.

Mungkin itulah pertama kalinya saya belajar tentang mengorbankan sesuatu yang saya sayangi. Saat itulah saya belajar bahwa terkadang kita harus melepaskan sesuatu dari hidup kita, dan melanjutkan berusaha untuk masa depan.

gambar: m.hai-online.com

20 pemikiran pada “17-an Sedih

  1. hehe yang semangat ilham. saya dari kecil gak pernah ikut lomba 17-an lo. haha maklum saya bodoh dan punya fisik lemah. malas no satu pada diri saya. sekarang ingin saya hilangkan semua itu.

    • sebenarnya saya juga jarang berkompetisi, dan kebanyakan kalah. tapi waktu itu saya merasa ingin terlibat sama kegiatan di daerah lama saya walau untuk terakhir kali. eh ternyata gak bisa. yah mau gimana lagi. =.=’

  2. Ping-balik: Move | The Moon Head

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s