Panspermia: Teori Asal-Usul Kehidupan

Panspermia adalah teori yang menyatakan bahwa kehidupan berkembang dengan didistribusikan melewati jagat raya dalam bentuk benih. Benih disini bisa diartikan sebagai mikroorganisme ataupun komponen biokemikal yang dibawa oleh meteoroid, asteroid dan planetoid.

Teori ini pertama kali disebutkan dalam tulisan abad ke-5 karya filosof Yunani, Anaxagoras, sebagai berikut:

All things have existed from the beginning. But originally they existed in infinitesimally small fragments of themselves, endless in number and inextricably combined. All things existed in this mass, but in a confused and indistinguishable form. There were the seeds (spermata) or miniatures of wheat and flesh and gold in the primitive mixture; but these parts, of like nature with their wholes, had to be eliminated from the complex mass before they could receive a definite name and character.

Semua hal sudah ada sejak awal. Tapi aslinya mereka berada dalam fragmen-fragmen yang amat sangat kecil dari diri mereka sendiri, tiada batas jumlahnya dan terkombinasi begitu erat. Segala hal ada dalam massa ini, tetapi dalam bentuk yang membingungkan dan sulit dibedakan. Terdapat bibit (spermata) atau miniatur dari gandum dan daging and emas dalam campuran primitif; namun bagian-bagian ini, layaknya alam dengan keseluruhannya, harus dieliminasi dari massa kompleks sebelum mereka dapat menerima nama dan karakter yang pasti.

Meski demikian hingga saat ini teori mekanisme ini merupakan hipotetis dan belum terbukti.

Terdapat tiga variasi populer dari hipotesa panspermia:

  • Lithopanspermia (panspermia antarbintang). Bebatuan yang terlempar dari permukaan planet menjadi kendaraan bagi material bilogis dari tata surya satu ke tata surya lainnya.
  • Ballistic panspermia (panspermia antarplanet). Bebatuan dari permukaan planet yang membawa material biologis dari satu planet ke planet lain.
  • Directed panspermia. Benih kehidupan yang disebarkan secara sengaja dari planet lain oleh peradaban ektraterestrial ke Bumi, atau penyebaran secara sengaja dari Bumi ke planet lain oleh manusia.

Sir Fred Hoyle (wafat tahun 2001) dan Chandra Wickramasinghe adalah dua tokoh penting pendukung hipotesis panspermia. Pada dasarnya panspermia tidak menjelaskan mengenai evolusi, namun hanya asal usul terjadi kehidupan di alam jagat raya.

Akan tetapi kedua tokoh tersebut yakin bahwa panspermia masih terus terjadi, bentuk-bentuk kehidupan asing yang extremophile (berkembang biak dalam kondisi alam yang ekstrim) masih terus memasuki atmosfer dan menyebabkan penyakit, wabah epidemik serta evolusi makro.

Eksperimen terkini membuktikan bahwa bakteri mampu bertahan selama jutaan tahun dalam komet ataupun asteroid. Sementara spora seperti jamur dapat menghasilkan endospora yang mampu melindungi mereka dari temperatur, ultraviolet hingga radiasi gamma.

Sebuah meteorit yang meledak dari permukaan Mars sekitar 15 juta tahun lalu ditemukan di Antartika pada tahun 1984. Meteor tersebut diberi nama Allan Hills 84001 (ALH84001). Pada tahun 1996 ALH84001 menunjukkan bahwa ia mengandung struktur yang kemungkinan sisa-sisa dari nanobakteria terestrial.

Namun meski begitu ada pula bantahan terhadap panspermia yang mengatakan bahwa bentuk-bentuk kehidupan mikroorganisme ini tidak akan bertahan dengan adanya radiasi di ruang angkasa, sinar kosmik, dan panas serta kekuatan tubrukan dengan Bumi.

Dan bahwa jika teori panspermia benar, maka seharusnya Venus serta planet-planet lain yang memiliki kondisi primitif mirip dengan Bumi seharusnya juga sudah dihuni oleh kehidupan saat ini, sehingga mematahkan teori tersebut.

Panspermia versi animasi

Video animasi diatas dibuat oleh Karl Sims, seorang peneliti sekaligus seniman komputer grafis.

Animasi berdurasi dua menitan ini dibuat pada tahun 1990, menggambarkan sebuah bibit tanaman yang melakukan perjalanan menembus ruang angkasa, lalu jatuh ke bumi, dan bibit tersebut akhirnya berkembang menjadi berbagai jenis tanaman.

Kamu bisa download gratis di Internet Archive.

Link 1 Link 2 Link 3

About these ads

12 pemikiran pada “Panspermia: Teori Asal-Usul Kehidupan

  1. Eh gan, jadi ini masih ada kaitannya sama evolusi darwin dong? Jika misal kehidupan berasal dari benih maka teori yg mungkin cuma evolusi?

    • disebutnya dia awalnya nggak menjelaskan tentang evolusi, hanya asal usul kehidupan aja. tapi dua tokoh diatas mengatakan panspermia juga memengaruhi evolusi makro. jadi ya memang dia mendukung teori evolusi.

      • Kalo menurut ane yg sama sekali ga ngerti yg kaya beginian sih.. Teori evolusi itu masih kental bau hipotesisnya, kalo misalkan evolusi benar-benar ada, kenapa manusia tidak berevolusi sejak dari beberapa ribu tahun lalu mencapai bentuk yg sekarang? Padahal jika mengacu pada teori evolusi, evolusi terjadi karena beberapa faktor pendukung, dan kandungan-kandungan polutan semacam karbon monoksida, dapat memacunya. Yang saat ini sudah terjadi hanyalah mutasi sel. Dan stuck sampe situ. Kalo adaptasi ane percaya gan hehehe

      • katanya gak ngerti sama sekali tapi penjelasannya justru keren banget. :D iya begitu teori evolusi, masih banyak kelemahannya walau ane sendiri gak bisa jelasinnya.

  2. saya jadi bertanya-tanya waktu lihat video itu…
    1) mas ilham, itu kuaci ya?
    2) kok kuacinya gak gosong pas ngelewati lapisan ozon?
    3) yang makan kuaci di luar angkasa siapa sieh? buang sampah sembarangan :mrgreen:

    • wakaka sama awalnya saya pikir itu kuaci. nah itu dia. menurut pendukung panspermia mikroogranismenya extremeophile alias tahan dengan lingkungan yang ekstrim. tapi menurut ilmuwan lain nggak mungkin ada yang tahan dengan efek tubrukan dengan amosfer bumi, kalopun ada pasti jadi nggak sehat alias cacat.

  3. ehm, baru dengar dan baru tau tentang teori ini. kira-kira teori yang ini bisa dihubungkan dengan Al Qur’an ga ya? Kan kalau Teori Big Bang bisa tuh, nah kalau ini bisa ga ya :roll: ?

  4. Teori Lithopanspermia sulit dipercaya. Seperti halnya yang kamu sebutkan mikrorganisme tidak mampu bertahan dengan adanya radiasi alam semesta, panas, serta kekuatan tubrukan dengan bumi. Saya tambahkan lagi dan juga terbakar oleh atmosfer.

    Teori Ballistic panspermia, jika yang mereka cari adalah asal kehidupan, sepertinya mereka belum mendapatkannya. Bebatuan yang membawa material biologis dari dari suatu planet. Yang saya tanyakan, kehidupan planet itu dari mana?, apa juga datang dari planet lain!, terus kehidupan pada planet lain itu juga dari mana, dan seterusnya.

    Teori Directed Panspermia, sudah jelas jelas gak mungkin. Jika pun ia kenapa planet lain dalam tata surya ini tidak mempunyai kehidupan seperti bumi?, oh iya sudah dikatakan y, hehe.

    Saya suka dengan animasi yang kebanyakan membuat sesuatu yang tidak mungkin jadi mungkin. Jika yang dimaksud Kark Sim bibit itu adalah spora, kenapa harus jauh-jauh dari luar angkasa. Spora itupun juga tidak tercipta dengan sendirinya di luar angkasa sana. Apa susahnya mengakui bahwa spora itu tebentuk di Bumi karena pelapukan kerak Bumi yang berlangsung jutaan tahun silam dan menghasilkan tanah. Kemudian material material yang ada akan terurai, lalu menciptakan material-material baru dan salah satunya mengandung unsur kehidupan.

    Dari mana mereka tahu bahwa bakteri mampu bertahan selama jutaan tahun pada asteroid. Apa jangan-jangan mereka tanya langsung dengan bakteri, “hay hay bakteri, kamu berapa lama hidup dalam komet atau asteroid”. Pasti bakteri akan menjawab, “haha kenapa gak tanya saja sekalian siapa penciptaku!”.

    Mereka menciptakan teori teori itu untuk menyanggah teori Sang Pencipta yang termuat dalam Al Qur’an.

    Hehe, maaf Ilham komentar saya kepanjangn. Saya suka membahas ini, saat Madrasah Aliyah dulu. Saya juga sangat menyukai sains.

    • wah masukan si Tra lengkap euy. mantaf.
      iya mereka yakin bahwa alam semesta ini udah ada kian sejak awal. jadi mereka nggak meyakini big bang.
      panspermia beranggapan bahwa segala sesuatunya berkembang dengan cara penyeberan seperti yang dijelasin diatas. tapi ya itu seperti tra bilang, masa planet lain gak berkembang seperti kita… ya nggak. hehe. begitulah pemikiran manusia masih banyak kekurangannya. apalagi jika nggak berpanduan sama Al Qur’an. (NO SARA). :P

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s