Akupuntur dan Pijatan Maut

Hari ini saya pergi ke tempat konsultasi psikologi sekaligus akupuntur. Eits, ini bukan klinik tong fang lho. :lol:

Jujur saja awalnya saya hanya mengharapkan untuk mendapatkan akupunturnya aja, karena nggak ngerti prosedur pemeriksaannya seperti apa.

Terapinya dimulai dengan konsultasi psikologi. Saya disuruh menggambar-gambar di kertas. Gambar orang, rumah, pohon dan beberapa gambar lainnya. Terus tabib alias dokternya, pak Fudin Pang, Akp, S.Psi, M.Psi, mulai menjabarkan karakter saya melalui hasil gambaran tangan saya tadi.

Saya lebih merasa senang ketimbang terkejut ketika beliau menjelaskan secara akurat bagaimana sifat dan karakter saya. Dia bilang saya tidak bodoh dan mau bekerja, asal ada motivasi yang kuat dari diri sendiri. Wah senangnya dibilang seperti itu.

Saya mendapat banyak pencerahan hanya dari tahap pertama ini. Rasanya seperti mendengarkan ceramah motivasi ala pak Mario Teguh. Saya ditanamkan mindset bahwa dunia ini memang tidak sempurna dan supaya saya lebih fleksibel memandang segalanya. :)

Kemudian terapi dilanjutkan dengan akupuntur. Sampai tahap ini saya belum begitu ‘menderita’ karena walaupun tusukan jarumnya cenut-cenut tapi nggak begitu menyakitkan. Yang horor itu adalah pijatan yang menyusul setelahnya.

Saya dipijat di area wajah, kepala serta leher. Dan itu sakitnya ampun-ampunan. :cry: Sampai sekarang bekas rasa sakitnya masih terasa.

Dan masih ada 7 lagi yang kayak gini (kayak iklan cokelat). Dalam satu paket ada 8 kali pertemuan, dua kali seminggu. Saya nggak bisa bayangin kalo dalam kedelapan-delapannya pak Fudin Pang bakal berusaha mematahkan leher saya dengan jempolnya seperti tadi.

Setelah itu saya masih dikasih obat dan disuruh menjaga pola makan.

Bagaimana efeknya? Selain rasa sakit yang masih membekas, saya membawa pulang sebuah ‘kekuatan’ dan motivasi baru dalam mengolah pola pikir. Saya jadi lebih yakin bahwa saya masih punya harapan, dan kegagalan atau ketidaksempurnaan itu bukan masalah. Semuanya kembali kepada diri saya; bahwa saya lah yang bisa menyembuhkan diri sendiri, dan itu memang tidak instan.

Ohya saya tahu tempat ini dari blognya: “Accurate” Health Center Medan.

Kapan-kapan saya cerita lagi ilmu-ilmu baru yang saya dapat dari terapi ini. Semoga bermanfaat.

About these ads

28 pemikiran pada “Akupuntur dan Pijatan Maut

  1. cepet sembuh ya :-)
    dan semoga menikmati juga masa-masa healing-nya, *ada lagu yang judulnya Healing dari Sami Yusuf -kalo berkenan dapat rekomendasi lagu :-D*

  2. Ping-balik: 8 Makna Ikhlas | The Moon Head

  3. Ping-balik: Pola Hidup Sehat | The Moon Head

  4. Ping-balik: Hipnoterapi dan Porsi Kucing | The Moon Head

  5. Ping-balik: Cerita2 Random | The Moon Head

  6. Ping-balik: Pengembangan Diri? | The Moon Head

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s