Jika ada istilah “ikan besar di kolam kecil” yang mengartikan seseorang yang memiliki potensi besar di lingkungan yang kecil, yang ingin saya ceritakan adalah ikan lele sungguhan di kolam berukuran sedang kami. Dan ikan ini telah meresahkan hati Mamak saya dalam beberapa hari ini.
Pasalnya, ikan ini yang paling besar sendiri diantara ikan-ikan yang masih kecil. Tiap hari, biasanya saat malam, dia terdengar sangat ribut berkecipak di kolam, sehingga Mamak saya takut ikan itu memakani ikan-ikan yang masih kecil. Karena sifat ikan lele itu selain pemakan daging juga kanibal alias bisa memakan teman/anaknya sendiri.
Bapak saya sudah berusaha menangkapnya dengan jaring/tanggok sampai memancingnya, tapi tidak berhasil. Ikan itu harus segera dipisahkan sebelum memakan semua anak-anak ikan yang masih unyu-unyu.
Tengah malam Mamak saya bisa mengomel sendiri memperihatikan ikan-ikan di kolam, lalu memberi makan dengan harapan supaya ikan besar itu kenyang dan nggak memangsa ikan-ikan kecil. Melihat sikap Mamak, saya cuma bisa membiarkan. Mamak saya memang memiliki semacam ikatan emosional dengan ikan-ikan itu seperti dalam film Free Willy atau Dolphin Tale.
Sekarang Bapak saya juga ikut-ikutan bete karena gagal terus menangkap si “ikan besar di kolam sedang”.

Adakah yang memiliki tips menangkap ikan yang agresif?
Apakah kamu punya pengalaman tentang “ikan besar di kolam kecil”? Seseorang yang memiliki potensi besar namun berada atau memiliki pengaruh di komunitas yang kecil. Misalnya seorang anak yang sangat pintar di kelas, sehingga ia sebenarnya pantas naik kelas duluan, tapi sekolah tidak menyediakan program akselerasi. Atau karyawan yang rajin dan berbakat namun tidak kunjung mendapatkan promosi.
Terakhir pas di Depok kemarin coba pindahkan ikan koi, ikan mas yang gede-gede gak nahan.
Untungnya masih bisa diambil dan dipindahkan dengan ‘damai’. :p
Ya, itu semacam punya potensi besar, tapi tidak mendapat dukungan dari lingkungan sekitar.
iya mas. ikan besar di kolam kecil menggunakan potensinya di komunitas yang kecil, meski dia seharusnya bisa menggunakan kemampuannya di lahan yang lebih besar tapi terkendala oleh satu dan lain hal. pertama kali tau istilah ini dari film Big Fish.
ikan besar di kolam besar, tantangannya jelas semakin besar juga,
kebanyakan kita sekarang, ikan kecil di aliran yang besar, kalau gak pintar2 bertahan, bisa jadi kita yang dimakan ikan besar lainnya
betul.
kenapa kok bisa ikannya besar sendiri mas ilham?????
itulah yang masih menjadi misteri mbak. entah ikan besar dari kolam sebelahnya melompat atau karena emang dia cepet besar. (jangan2 dia kena mutasi genetik kayak hulk hehe)
jangan2 dia ikan jadi2an hehehe…
halah, masak sampe ke hulk gtu heheeee
sepertinya pertanyaan kiasan ya mas…
gimana kalo airnya dikeringkan dulu, kan kolamnya tidak terlalu besar…
nah itu dia yang nggak dilakukan bapak saya. mungkin karena takut ikan-ikan kecilnya makin kecampur sama kolam yang berisi ikan2 besar.
ungsikan saja ikan kecilnya untuk sementara sampai ikan besar ketangkep…
hmm nanti saya ‘konsultasikan’ dengan bapak saya. hehe
gak punya tips mas.. nyimak aja deh….
woke…
aku kok jadi inget anak tetangga yg dulu sukanya cuma kumpul anak anak yg lebih kecil, jadi kayak yg palin gpinter sendiri deh dia
btw, susah juga ya kalau dibiarkan ikan besarnya satu kolam sama yg msh kecil kecil, semoga segera ketemu solusinya ya
wah mirip juga sama anak tetangga saya ada yang begitu. soalnya satu rumah ada banyak keluarga pada ngumpul.
iya mbak moga ketangkep nih ikannya.
buang airnya dulu gan tapi jangan semuanya tinggalkan 1/4 nya… atau bisa lebih dangkal lagi asal jangan semuanya… kalu udah gitu tinggal nangkep aja tuh si ikan besarnya pake tepok / serokan…
ini posisi kolamnya di tengah kang. jadi takut kalo pas dikuras ikan2nya kecampur yang kecil sama yang gede2.