Ikan Besar Di Kolam Sedang

Jika ada istilah “ikan besar di kolam kecil” yang mengartikan seseorang yang memiliki potensi besar di lingkungan yang kecil, yang ingin saya ceritakan adalah ikan lele sungguhan di kolam berukuran sedang kami. Dan ikan ini telah meresahkan hati Mamak saya dalam beberapa hari ini.

Pasalnya, ikan ini yang paling besar sendiri diantara ikan-ikan yang masih kecil. Tiap hari, biasanya saat malam, dia terdengar sangat ribut berkecipak di kolam, sehingga Mamak saya takut ikan itu memakani ikan-ikan yang masih kecil. Karena sifat ikan lele itu selain pemakan daging juga kanibal alias bisa memakan teman/anaknya sendiri.

Bapak saya sudah berusaha menangkapnya dengan jaring/tanggok sampai memancingnya, tapi tidak berhasil. Ikan itu harus segera dipisahkan sebelum memakan semua anak-anak ikan yang masih unyu-unyu.

Tengah malam Mamak saya bisa mengomel sendiri memperihatikan ikan-ikan di kolam, lalu memberi makan dengan harapan supaya ikan besar itu kenyang dan nggak memangsa ikan-ikan kecil. Melihat sikap Mamak, saya cuma bisa membiarkan. Mamak saya memang memiliki semacam ikatan emosional dengan ikan-ikan itu seperti dalam film Free Willy atau Dolphin Tale. :P

Sekarang Bapak saya juga ikut-ikutan bete karena gagal terus menangkap si “ikan besar di kolam sedang”.

Adakah yang memiliki tips menangkap ikan yang agresif?

Apakah kamu punya pengalaman tentang “ikan besar di kolam kecil”? Seseorang yang memiliki potensi besar namun berada atau memiliki pengaruh di komunitas yang kecil. Misalnya seorang anak yang sangat pintar di kelas, sehingga ia sebenarnya pantas naik kelas duluan, tapi sekolah tidak menyediakan program akselerasi. Atau karyawan yang rajin dan berbakat namun tidak kunjung mendapatkan promosi.

About these ads

18 pemikiran pada “Ikan Besar Di Kolam Sedang

  1. :D *lemparjaring
    Terakhir pas di Depok kemarin coba pindahkan ikan koi, ikan mas yang gede-gede gak nahan. :D

    Untungnya masih bisa diambil dan dipindahkan dengan ‘damai’. :p

    Ya, itu semacam punya potensi besar, tapi tidak mendapat dukungan dari lingkungan sekitar.

  2. aku kok jadi inget anak tetangga yg dulu sukanya cuma kumpul anak anak yg lebih kecil, jadi kayak yg palin gpinter sendiri deh dia

    btw, susah juga ya kalau dibiarkan ikan besarnya satu kolam sama yg msh kecil kecil, semoga segera ketemu solusinya ya

  3. buang airnya dulu gan tapi jangan semuanya tinggalkan 1/4 nya… atau bisa lebih dangkal lagi asal jangan semuanya… kalu udah gitu tinggal nangkep aja tuh si ikan besarnya pake tepok / serokan…

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s