Percayakah kamu seseorang bisa menjadi sosok yang ia imajinasikan?
Bayangkan dirimu sendiri berdiri di hadapanmu. Bayangkan ia memiliki fisik dan kepribadian yang ideal. Kemudian dekati dia, lalu menyatulah dengan dirinya.
Hari ini hari terakhir saya menjalani terapi di Accurate Health Center. Um…ditawari untuk melanjutkan satu paket lagi, tapi saya bilang enggak deh, walau cuma dalam hati aja bilangnya.
Dari segi kemauan dan finansial, memang saya rasa nggak usah dulu lah. Malah, kalopun saya dapet rejeki, saya maunya lanjut lagi aja ngobat di psikiater.
Bukan saya nggak merasakan manfaat dari satu paket terapi di tempat tersebut.
Saya sadar saya pun pasti bisa lupa pelajaran-pelajaran yang saya dapat dari sini. Saya harus terus ingat bahwa energi penyembuhan itu diri kita sendiri yang bawa.
Tidak akan mudah memanggil kembali energi itu. Tidak mudah pula mengenyampingkan gangguan dan emosi negatif.
Jadi intinya, ya tidak ada yang mudah.
Misalnya saya ingin ‘menjadi’ sosok ideal dalam imajinasi saya. Tapi meskipun saya tidak bisa menjadi orang itu, setidaknya saya menapaki jalan menujunya. Jalan yang moga-moga menjadikan saya jadi lebih kuat, lebih percaya pada diri sendiri, lebih ‘menyayangi’ diri sendiri, dan peduli pada kebahagiaan saya dan masa depan.
Karena, kata pak Fudin Pang sang terapis, masa depan itu lebih mahal harganya daripada emosi-emosi negatif sesaat.
Bagaimana menurutmu sosok yang ideal dari dirimu sendiri? Adakah hal-hal yang ingin kamu kembangkan dari dirimu ataukah kamu merasa cukup puas dengan adanya dirimu saat sekarang?
Sedikit ingin menjelaskan lebih lanjut, sosok ideal disini bukan berarti kita menciptakan standar yang tidak realistis untuk kita capai. Saya mendapatkan sugesti ini dari hipnoterapi. Sugesti atau visualisasi ini berguna khususnya bagi orang yang bermasalah dengan kepercayaan diri atau masalah lainnya, supaya kita membangun versi diri kita yang lebih sehat, percaya diri dan lebih siap menghadapi berbagai masalah dalam kehidupan. Semoga bermanfaat.
gambar: e-forwards.com
kadang ada saat-saat dimana merasa tidak puas dengan diri sendiri, galau, resah, tidak pede, dan perasaan sebangsanya
tapi itu tidak akan bertahan lama manakala saya kembali mengingatkan pada diri sendiri bahwa Tuhan tidak pernah menciptakan hamba-Nya dengan sia-sia
maka saya kembali penasaran dengan kenapa saya ada? dan perlahan-lahan mengembalikan energi positif untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan senantiasa mensyukuri apa yang Allah berikan
waw super sekali mbak. saya akan mencoba berpikir seperti itu.
Terkadang kalau saya mikir sosok yang ideal bagi diri saya sendiri, saya jadi punya beban sendiri mas… karena untuk menjadi ideal itu nggak mudah tentunya,,
jadi saya mencoba mensyukuri bagaiamana adanya saya sekrg…lengkap dengan kekurangan dan kelebihan saya
hmm gitu ya mbak. iya memang bener harus disyukuri kekurangan dan kelebihan kita.
kalau aku ya jadi aku apa adanya Ilham, kalau mikir yg macam macam bisa stress aku, pikiranku biasa free, soalnya kalau terbeban malah nggak bisa tidur, jadi kusyukuri sj apa yg ada sekarang sambil melihat ke bawah msh byk yg kurang
iya mbak. sosok ideal ini sebenarnya bagian dari hipnoterapi untuk membangun kepercayaan diri saja kok. tapi ya jangan menaruh standar terlalu tinggi, nanti bisa stres. hehe
saya lebih memilih jadi diri saya sendiri yang apa adanya ini…
jadi diri sendiri emang yang terbaik ya kang. ideal self-image disini maksudnya adalah untuk yang awalnya tidak pede dan merasa tidak mampu supaya membangun kepercayaan diri bahwa kita mampu dan layak untuk sukses.
Kalau punya sosok imajiner yang secara fisik & kepribadian sempurna dan ada pilihan untuk menyatu dengannya, saya sih gak mau…
Tapi kalau berbicara ttg “the best me” saya ada… secara fisik, the best me-nya pas saya masih SMA dan pas tahun 2010.. secara kepribadian, saya suka diri saya pas SMA juga (untuk kategori hardwork), dan awal kuliah (untyj kategori berpikir positif)
nah itu maksud saya. the best me.
tetap ingin jadi diri sendiri…
tapi berjuang untuk mengembangkan diri (belajar memperbaiki sikap, mengendalikan emosi, dsb) itu adalah program seumur hidup, karena saya tahu saya tidak akan pernah bisa sempurna.
sure.
memang gak harus dan gak akan bisa sempurna. tapi selalu berusaha jadi lebih baik ya…
mas ilham… postingan berikutnya tentang kucing dunk mas..
banyakin fotonya ya?
hihi iya mudah2an… Big Mama suka gak tentu datengnya. soalnya masih rada liar juga. figur wanita yang mandiri.