Blue Zombie

Entah sejak kapan kuku-kuku dan lidah saya berwarna kebiruan seperti ini. Teman-teman saya saat SD dan SMP menyadari hal ini lebih dulu daripada saya sendiri.  Mereka bilang lidah saya biru-kehitaman di pinggir-pinggirnya, seperti orang yang sering merokok. Ya tapi kan nggak mungkinlah saya merokok di umur segitu…

"jempol kabeh" - waktu kecil, warna biru di kuku saya lebih pekat dan gelap. mirip kuku 'zombie unyu'.

Kuku jari tangan saya pun berwarna biru-kehitaman, terkadang warnanya terlihat penuh, terkadang hanya di pangkal-pangkalnya saja. Kata temen saya kayak kukunya orang mati. “Hiii…” canda mereka. Trus saya nakut-nakutin mereka dengan bercanda juga. Satu-satunya hal ‘serius’ yang saya pikirkan saat itu adalah kemungkinan bahwa saya ditakdirkan untuk menjadi ranger biru generasi selanjutnya. :cool:

Jantung

Lalu ada temen saya yang bilang kalo dia pernah lihat orang yang kukunya seperti itu. Dia bilang orang itu punya penyakit jantung dan sempat dirawat di rumahsakit. :shock:

Setelah beberapa lama sejak mendengar cerita itu, saya akhirnya kesampean untuk periksa di rumahsakit. Kebetulan kakak sepupu saya bekerja sebagai dokter di rumahsakit tersebut, jadi dia yang merujuk dan mengatur pertemuan dengan dokter spesialis jantungnya.

Menurut hasil pemeriksaan saya punya kelainan jantung bawaan lahir. Tapi sebenernya nggak parah. Kalo pas sakit nggak sampe guling-guling kayak di sinteron atau film. :mrgreen:

Faktor penyebab

Setelah mencari-cari info sedikit dari Eyang Google, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan kuku berwarna biru. Sedikit diantaranya adalah udara dingin (terutama bagi yang tinggal di daerah empat musim), masalah paru-paru, kurangnya pasokan oksigen ke jantung, dan lain-lain. Ada pula yang berkaitan dengan kelainan pembuluh darah seperti Cyanosis dan Raynaud’s Disease.

Waktu kecil saya pernah mengalami gejala bronkhitis atau paru-paru basah. Gara-garanya suka tiduran di lantai, walaupun ada karpet atau alas, dan suka jajanan es. Maklum anak kecil. He. :D (Adek-adek, jangan ditiru ya. Mengko ciloko awakmu…)

Saya nggak tahu apakah kondisi medis yang berkenaan dengan paru-paru itu memengaruhi ‘kebiruan’ kuku-kuku saya. Namun penjelasan yang masuk akal bagi saya sejauh ini adalah masalah anxietas yang saya alami. Anxietas membuat nafas saya pendek-pendek, dan sering menahan nafas karena pikiran yang memburu (rushing toughts). Maka itu menyebabkan pasokan oksigen ke paru-paru dan jantung menjadi sedikit.

Mungkin karena itu juga terkadang saya memerhatikan warna biru-kehitaman di kuku saya hanya sebatas di ujung-ujung bawahnya saja. Jika kondisinya seperti itu saya berasumsi bahwa saat itu ‘lahir dan batin’ saya sedang bagus dan stabil. Ha. Analisis yang ngawur memang, tapi saya nggak punya pengetahuan atau penjelasan yang lebih baik.

Apakah kamu punya masalah yang sama? Apa kesimpulanmu tentang penyebab warna kuku menjadi biru? Apakah saya zombie? Saya zombie ya? Keren. I am a Blue Zombie. :D