Nama Leluhur

Aku mau nulis sedikit tentang obrolanku sama Mak kemarin malam. Ngalor ngidul kesana kemari entah bagaimana Mak jadi ngomongin (lagi) tentang leluhur keluarga kami jaman dulu.

Setiap aku denger ceritanya, rasanya kayak dengerin cerita-cerita dongeng yang dituturkan turun-temurun. Kayak antara cerita rakyat ala “Timun Mas” dan cerita para wali. Hehe.

Jadi dulu itu ada tiga bersaudara: Chandra Bangsa, Chandra Mamat dan Chandra Hasan. Keluargaku (dari ibu) adalah keturunan Chandra Bangsa. Sementara keturunan dari dua ‘Chandra’ yang lain kurang jelas ada dimana di belahan dunia ini. Haha lebay.

Konon ketiga bersaudara itu orang alim sekaligus juga sakti. Wew.

Makku dan abangnya, Pakdeku, dulu sempat berniat menamakan salah satu anak mereka kelak  dengan nama Chandra Bangsa. Dengan tujuan biar nggak hilang garis silsilahnya. Biar keluarga-keluarga di jawa jadi tahu jejak keturunan Chandra Bangsa di Sumatera ini.

Tapi akhirnya nggak ada satupun dari mereka yang menamakan anaknya Chandra Bangsa. Mungkin nggak ingat. Mungkin juga Pakde sempat terpikir, tapi mempertimbangkan lagi, nama itu agaknya terlalu berat dan terlalu ‘sakral’ karena menyangkut buyut dari buyut kami.

Ada benarnya juga, menurutku. Coba bayangkan aja orang jaman dulu punya nama tiga serangkai ‘sekeren’ itu, kalau bukan orang-orang yang punya samting.

Trus aku sama Makku nyeletuk gimana kalau aku ganti nama jadi Chandra Bangsa. Aku langsung setuju sekali. Sampai udah ngomongin ntar nggak usah pake potong-potong sapi segala. Cukup doa-doa aja dan hanya kami yang tahu.

Tapi lagi-lagi, setelah dipikir-pikir nama itu memang terlalu ‘berat’ rasanya untuk disandang sembarang orang.

Akhirnya niatan ganti namaku urung. Haha.

Tapi Makku keterusan (antara becanda dan menggoda) manggil aku Chandra atau Chandra B. Wakakak.

Aku masih kagum sama nama-nama dan cerita tentang leluhurku yang udah kayak The Tales of the Three Brothers di cerita Harry Potter. Aku harap suatu saat nanti entah bagaimana aku bisa mengungkap sejarah buyut-buyut kami itu. Siapa tahu bisa ketemu kunci sejarahnya. Yang mungkin berupa dokumentasi atau benda warisan keluarga.

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s