Prostat

Malam Jum’at minggu kemarin tiba-tiba aku merasakan sakit yang sangat di perut bagian kiri. Awalnya aku kira itu karena masuk angin dan akan segera hilang setelah minum ‘obat-obatan buat perut’.

Tapi ternyata rasa sakitnya nggak hilang-hilang. Dari jam 11-an malam sampai 6 pagi hari aku melewati masa-masa yang sekarang kurasakan bagai mimpi. Setelah membayar mahal tukang pijat karena dibangunkan tengah malam (pukul 2 dini hari), rasa sakitnya lumayan reda sebentar, tapi tak lama terasa kembali. Subuh, Bapakku memanggil mantri langganan untuk suntik berbagai macam penyakit. Barulah aku bisa benar-benar istirahat.

Saat mengetahui pipisku bercampur darah, aku pun diberitahu bahwa itu berarti ada ‘batu’ di saluran kencingku. Seperti batu ginjal tapi tak se-kritis itu. Gangguan prostat, kurasa, meski rasa sakitnya nggak kalah ampun-ampunan. Aku diberitahu hal ini berdasarkan pengalaman Bapak sendiri.

Setelah minum berbagai macam obat, dari yang tradisional sampai pil dari toko obat-obatan Cina, Alhamdulillah aku sanggup shalat Jum’at tanpa kendala yang berarti, walau sorenya kumat lagi. Saat itulah aku tertolong oleh obat penghilang rasa sakit yang dengan cepat membuatku tertidur.

Masa-masa kritis itu sudah berlalu. Dan aku masih agak nggak percaya oleh rasa sakit yang kurasakan. Rasanya bagaikan mimpi. Mungkin rasa sakit memang bisa mengubah persepsi seseorang. Haha. Entahlah. Yang jelas aku bersyukur karena udah nggak merasakan sakit yang sangat lagi. Insya Allah nggak terulang. Seenggaknya kalaupun terjadi lagi, aku dan ortu sudah tahu obatnya dan cara mengantisipasinya. Duh, aku memang ‘hobi’ banget bikin ortu panik dengan berbagai penyakit. Haha.

Sekarang giliran Bapak yang sakit. Kata dia sudah baikan, cuma masih agak oyong dan mual.

Bapak selalu siaga mengatasi kesulitan-kesulitan yang aku hadapi, seperti manggil tukang pijat jam 2 malam dan harus membayar tarif lebih untuk itu. Aku cuma bisa berdoa semoga Allah melindungi orangtuaku, menjaga kesehatan dan keselamatan mereka, dan dijauhkan dari segala yang tidak diinginkan. Ammiin.

Semoga Allah menjaga kita semua.

Iklan

2 pemikiran pada “Prostat

  1. Masya Allah… Mas, syukurlah kalo Mas udah baikan… 😥

    Saya nggak bisa membayangkan rasa sakit di bagian kandung kemih… 😦
    Dan saya nggak mau membayangkannya… bagi saya sakit angin duduk aja sudah sangat menyiksa… sudah cukup itu saja penyakit paling “sakit” yang ingin saya derita… semoga saja.. aamiin. 😥

    • Amin. moga kita semua sehat2. apalagi cuaca lagi nggak tentu. nampaknya memang harus mulai menuruti nasehat klasik: banyak2 minum air putih.

      thnx kunjungan n komennya mas Asop! 🙂

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s