Siap-Siap

Duh, aduh… Nggak kerasa, lusa Makku udah harus berangkat menunaikan ibadah hajinya, Insya Allah. Di satu sisi aku sedih dan goyah karena harus kehilangan sosok Mak yang biasa mengerjakan segalanya, ngomongin ini-itu, nonton drama korea sore. Di sisi lain aku agak gugup dan grogi karena harus mengurus pekerjaan rumah tangga, meski ikut dibantu Bapak. Aku takut lalai ngerjain ini-itu.

Hari ini aku udah mulai pasang alarm biar bangun jam 5 pagi. Kata Makku, kerjaan rumah tangga paling nggak lama, nggak sampai siang udah selesai kalo langsung dikerjain dan nggak ditunda-tunda.

Aku harus mulai membangkitkan kesadaran terhadap tugas-tugas baru. Sambil mendoakan biar semua urusan Makku di tanah suci berjalan lancar. Belakangan doi bolak-balik membenahi isi koper biru jemaah hajinya. Berusaha mengurangi berbagai hal biar nggak terlalu berat. Meski batas bagasi 30-an kilogram, koper yang udah berbobot 20kg itu aja, yang jika diibaratkan seberat badan anak kecil, udah bikin otot lengan tegang. Untunglah tas tentengan yang bakal dibawa-bawa disana nanti nggak begitu berat.

Stok obatku yang udah tersedia untuk masa satu bulan juga harus kuteruskan sendiri pada 10 hari terakhir ibadah haji Makku nanti. Yang artinya aku harus pergi konsultasi sendirian untuk meneruskan pengobatan untuk dua minggu berikutnya.

Tetangga sekaligus teman-teman kelompok marhaban Makku juga udah siap membantu menyiapkan acara penyambutan kepulangan haji nanti di rumah, Insya Allah.

Aku juga sebenarnya agak berat dan sedih memikirkan kehilangan sosok Makku yang selama ini udah banyak berkorban, nemenin aku konsultasi setiap dua minggu, demi kesembuhanku dari Bipolar. Meski hanya pergi selama 40 hari, itu hampir sama saja seperti menghitung hari-hari puasa Ramadhan.

Tapi apapun yang akan terjadi, terjadilah. Mungkin setelah 40 hari, Makku akan melihat bobot tubuhku berkurang banyak dan jadi langsing-susut. Hahaha.😀

Que sera, sera. Whatever will be, will be. The future’s not ours to see. Que sera, sera…

Satu pemikiran pada “Siap-Siap

  1. Ping balik: More Books | Chandra Writes Fiction

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s