Jangan Banyak Minum Kopi Kalau Kurang Akur Dengan Kafein

Judulnya obvious banget. Tapi beneran. Aku baru ngerasain hal ini. Sebenernya sebelumnya aku nggak bermasalah mau minum kopi macam apapun, dalam jumlah berapapun (walau nggak pernah sampe selusin dalam sehari juga). Cara menawarkan efek pusing dan sakit kepalanya juga bisa dengan banyak minum air atau teh tawar.

Secara ilmiah, kadar kafein rendah dalam teh akan menggantikan dosis yang udah masuk kedalam tubuh lewat kopi tadi.

Dengan sisa uang saku beberapa hari lalu, aku pergi beli dua kotak kopi Good Day: sebuah kebiasaan/kegemaran lama yang mulai kutinggalkan. Tahu kan gimana identitas ke-kopi-annya kopi instan merek itu. Mungkin dengan label “kopi anak muda” akhirnya yang lebih ditonjolkan adalah dari segi kekayaan varian rasanya yang lezat dan menyenangkan, dengan memotong kadar kafeinnya sehingga sudah pasti kurang nendang seperti kopi-kopi instan lainnya.

Akibatnya, aku bisa nenggak dua cangkir dalam sehari. Memang efeknya seperti yang sudah dijelaskan, tapi yang paling bikin nggak asik adalah otak serasa buntu banget. Bukannya malah seger dan makin produktif, khususnya buat nulis yang lagi kukerjain, tapi justru mandeg nggak ada ide; aliran kata-kata serasa terhalang tembok tebel di otak sana (melirik keatas). Sempet frustasi dikit, karena takutnya itu bukan karena kopi, tapi pertanda emang akunya aja yang udah bosen dengan ceritaku dan nggak ada motivasi lagi buat ngelanjutin. Tapi untungnya, sekarang, setelah aku berusaha ngurangin minum kopi Good Day itu, walau keminum juga secangkir sehingga sekarang tinggal sebungkus yang tersisa, aku berasa bedanya. Salah satu buktinya aku bisa nulis post ini sekarang. Hehe.

Karena itu, jangan banyak-banyak minum kopi kalau khasiatnya nggak sesuai tujuan. Kenalin diri lah, mana yang baek buat badan mana yang nggak. Having fun kan nggak harus dengan dongkrakan energi dari kopi. Seperti sebuah baris lelucon yang mengatakan, “Drink coffee. Do stupid things faster with more energy.” Ada yang familiar dengan tulisan itu? Hehehe. Cari aja di Google. Pasti nemu sebuah gambar wanita dalam sketsa vintage.

Semoga semua kerjaan kalian hari ini lancar, baik dengan ataupun tanpa ditemani secangkir kopi.🙂

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s