Lonely Ride

Dari hari gini udah ngitung-ngitung jadwal, padahal nggak banyak… Kira-kira dua minggu lagi, Insya Allah, aku bakal untuk pertama kalinya pergi konsultasi sendirian. Di hari itu juga aku bakal mengerjakan tugas lain, yaitu nyetorin iuran listrik dan telepon. Awal-awal bayangin rada mules juga sih bayangin harus ngadepin dokter dan susternya yang kadang-kadang kayak jutek gitu sendirian, tanpa pendamping, yang biasanya adalah Makku.

Tapi kalau dipikir sekarang, makin deket ke hari H-nya, hal itu lebih terlihat sebagai tugas yang harus kukerjakan juga. Karena selain konsultasi yang memiliki feedback secara pribadi terhadapku, secara teknis aku bakal harus nebus obat untuk masa yang cukup sehingga saat, Insya Allah, Makku pulang dari tanah suci nanti, doi nggak perlu repot mikirin aku kehabisan obat dan sebagainya.

Aku nggak sabar mengetahui apa rencana Makku di masa depan. Aku mulai paham bahwa banyak hal yang terjadi dalam hidup (orang-orang “normal”) sering dimanfaatkan sebagai titik balik sebuah perubahan yang signifikan bagi kehidupan keluarga maupun dirinya sendiri. Setidaknya itu yang aku perhatikan dari kehidupan Makku. Dia dan abangnya, Pakdeku, memang mirip-mirip. Ya iyalah namanya juga abang-adik… Miripnya dalam hal bahwa hidup mereka kaya akan perubahan. Mereka tahu bagaimana mengantisipasi saat-saat sulit bagi kebaikan mereka dan menemukan cara-cara untuk keluar dari suatu keadaan ke keadaan lain yang lebih baik. Lebih baik bukan berarti mereka menerima suatu kemajuan hidup secara cuma-cuma, tetapi lebih kepada ide-ide inovatif untuk diri mereka berkembang sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih baik.

Kalau visiku sendiri, terutama setelah baca sedikit buku The Compasionate Samurai, aku ingin memiliki sikap hidup seperti itu, digabungkan dengan intensitas untuk memberikan kontribusi bagi komunitas yang lebih luas. Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan untuk mewujudkan itu. Tapi yang pasti, aku akan senang jika Tuhan mengijinkan aku untuk mampu melakukannya, dan menjadi berguna bagi banyak orang. Amin.

Iklan

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s