Blogger’s Block: Ketika Tak Ada Ide Untuk Nulis Di Blog…

Ketika pengen nulis postingan tapi nggak punya ide tulisan itu kayak memasak tapi nggak ada bahan yang dimasak. Akibatnya, kalau dibiarkan, wajan bisa gosong dan dapur akan dipenuhi asap.

Memang menyebalkan kalo nggak punya ide buat nulis lagi nge-mood banget buat nulis. Tapi bukan berarti kita sama sekali nggak bisa melakukan apa-apa. Apa aja yang bisa blogger lakukan selama blogger’s block?

1. Mencari ide secara tradisional: berpikir!

Cara ini nggak selamanya sulit sebenernya. ‘Nggak selamanya’ berarti juga memang ada masanya sulit nyari ide lewat brainstorming alias meres otak. Hehe. Tapi tulisan yang menarik itu biasanya nggak jauh-jauh dari pengalaman kita sendiri, lho. Entah itu berkaitan dengan suatu icon yang dikenal dalam masyarakat, misalnya produk tertentu, selebritis, fasilitas umum atau kebijakan pemerintah. Atau sesuatu yang dikenal di kalangan sendiri seperti pengalaman masa kecil, hobi kamu, pendapat kamu tentang berbagai hal, dan lain-lain…

Semuanya layak dicoba. Setidaknya itu akan memperkaya isi blog dengan tulisan yang variatif bagi pembaca.

2. Napak tilas dan blogwalking

Dasbor blog adalah salah satu pemandangan yang mentok di depan mata ketika nggak ada ide buat postingan.πŸ˜† Tapi justru disinilah semua statistik dan laporan yang bermanfaat terpampang rapi dan komplit.

Kenapa nganggur karena nggak ide tulisan jika kita bisa produktif dalam hal lain? Misalnya sekedar mengecek komentar yang masuk atau mengklik link-link blog orang lain yang terdata dalam aktivitas kita di semesta WordPress (ceila :cool:).

Aku biasanya lumayan rajin mengecek Latest Posts atau melihat kembali komentarku di blog lain. Bahkan nggak jarang aku beberapa kali merefresh/reload halaman cuma buat ngecek jika ada postingan-postingan baru (yang bagiku menarik) di “Latest”. Hal ini selain bisa menghidupkan diskusi di postingan kita ataupun orang lain, kita juga bisa sekalian blogwalking dan menapak tilas kemana aja kita udah nyasar.

3. Tergoda untuk bikin blog baru

Lain di dasbor WP, lain lagi di dasbor Blogger. Mengelola satu blog di Blogger sering membuatku tidak puas. Aku sama sekali tidak mahir dengan kode-kodean, dan aku mules kalo udah harus belajar dan mraktekin teori-teori SEO.πŸ˜• Makanya aku cuma bisa gigit jari kalo liat orang pada update status tentang kejayaan blognya dan/atau payout Google Adsense-nya yang udah beratus-ratus dolar. Sehingga ujung-ujungnya, satu-satunya pelarian yang tampak menyenangkan adalah membuat blog baru yang bersedia diisi dengan sesuatu yang segar dan bebas tuntutan; Dalam hati pun berjanji nggak akan keranjingan gonta-ganti template, pilih yang bawaan dari Blogger dan minimalis ajah, dan nggak mau mikirin masalah teknis seperti SEO, pagerank, dan sebagainya, murni buat nulis… Tapi pada akhirnya terbentur pada masalah yang sama.πŸ™„

Dan bukan cuma sekali-dua kali aku sempet bikin blog baru, tapi nggak lama setelah itu langsung di-delete lagi. Hahaha. Mungkin karena inilah IP Address nyaris habis waktu itu.πŸ˜• (Tapi sekarang udah diupgrade lho [IPv6], jadi masih baaanyak ruang dan persediaan… :mrgreen:)

4. Mencari sumber inspirasi

Apa yang paling mengundang orang untuk berpendapat dan berkomentar, bahkan kepada orang yang tidak dikenal? Yap, PERTANYAAN. Inspirasi bisa datang dari sebuah pertanyaan. Karena pertanyaan itu sendiri berasal dari pemikiran yang tidak menemukan penyelesaian, sehingga membutuhkan bantuan tenaga dan masukan dari orang lain. Yaitu kita.

Coba lihat sekeliling (dunia maya), ada banyak situs-situs penyedia layanan tanya-jawab seperti Yahoo! Answers, Quora, Answers, Ask, dan yang selalu secara otomatis nempel di blogroll WordPress, Plinky (Get Inspired). Pertanyaan-pertanyaan seperti “Apa buku favoritmu?” “Apa film terbaik yang pernah kamu tonton dan mengapa?” “[Untuk Anak Kost] Dimana kamu biasanya belanja bulanan?” merupakan pertanyaan-pertanyaan simpel tentang kehidupan sehari-hari yang tidak mengharuskan orang menghitung dengan rumus Matematika untuk menjawabnya.πŸ˜› Pertanyaan dan pemikiran-pemikiran inspiratif seperti ini akan membantu kamu mengeluarkan cerita-cerita menarik seputar dirimu dan mengundang orang lain untuk mengeluarkan cerita-cerita mereka.

5. Jangan berdiam diri

Aku tahu ketika aku pengen bikin postingan tapi nggak ada ide buat nulis, aku bisa semakin terpancing untuk berbuat impulsif. Jika berlama-lama dalam kondisi buntu, biasanya pelarianku adalah kostumisasi-kostumisasi blog yang sebenernya nggak perlu. Entah itu gonta-ganti header, masang-masang gambar, widget, atau bahkan ganti tema.πŸ™„ Karena itu, jika aku masih bisa menahan dorongan untuk bikin postingan, aku langsung tutup WP dan buka situs lainnya buat pengalihan. Biasanya nggak jauh-jauh dari fb, Blogger dan Kaskus.πŸ˜›

Buatlah secangkir teh atau kopi, tonton DVD favorit. Tenangkan diri sejenak. Galilah inspirasimu sendiri dengan membaca atau nulis-nulis di notebook atau Diary. Jika bisa tetap produktif, walau hanya dengan melakukan hal-hal kecil, nggak ada alasan lagi untuk bingung saat mengalami blogger’s block.

Have a wonderful weekend and happy blogging!πŸ™‚

8 pemikiran pada “Blogger’s Block: Ketika Tak Ada Ide Untuk Nulis Di Blog…

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s