Kucing Diatas Sajadah

Bukan, ini bukan judul film atau mega sinetron terbaru. Hehe.

Sejak kucingku Max melahirkan, aku belum pernah sekalipun ngeliat anaknya. Sempet curiga jangan-jangan anaknya mati semua. 😦 Habisnya, emaknya emang rada tomboy. Dalam keadaan bunting hamil pun Max masih suka lompat-lompat dan manjat-manjat. Ditambah lagi aku juga suka gendong-gendong dia karena kangen :mrgreen: soalnya saat usia kandungannya (ceila) semakin bertambah, dia jadi makin pasif dan lebih banyak tidur-tiduran. Bahkan agak malas ngeong-ngeong minta makan. Kalau dikasih makanan pun kadang malas menjemput.

Barulah beberapa hari yang lalu aku ngeliat seekor anak kucing kecil berbulu kuning kecoklatan kayak warna gorengan sibuk nguntit si Max dari belakang, berusaha menyamai langkah indukannya. Rupanya dia tengah berjuang untuk dapet puting susu ibunya. Sementara si emak tak menggubris, terus melangkah dengan santai.

Aku langsung merasa excited sekali. Soalnya udah lama pengen lihat anaknya si Max. Anaknya unyu. Dan ternyata juga betina. Aku namai Sybill. Karena aku suka dengan nama dan karakter Sybill Trelawney, guru meramal-nya Harry Potter di tahun ajaran ke-3 di Hogwarts (Harry Potter and The Prisoner of Azkaban). Hehe. πŸ˜€

Nah, hari Minggu kemarin, pas aku lagi siap-siap shalat Ashar, Max sama anaknya masuk ke kamar. Kusambutlah mereka layaknya kawan lama. Halah-halah… Sekalian sambil nunggu adzan selesai.

Max adalah tipe kucing yang nggak bisa diusir dengan cara-cara konvensional. Melihat dia duduk di samping sajadah, aku memang agak takut kalau dia melangkah keatas sajadah. Tapi dia cuma duduk disana, sementara Sybill melangkah takut-takut mendekati kakiku di belakang. Aku pun segera mulai shalat.

Eh, pas setelah itu, Max bergerak pindah dan tidur melingkar dengan seksi nyamannya tepat diatas sajadah di depanku. Disusul Sybill yang mengambil kesempatan emaknya yang lagi pewe buat netek.

Tapi aku inget ajaran guru agama, kalau ada kucing yang tidur diatas sajadah di depan kita saat shalat, jangan diusir, tapi kita yang harus bergeser. Dan aku pun shalat sambil ngindar-ngindarin si Max dan anaknya. Untungnya Max tetap dalam posisi seperti itu saat aku selesai shalat, sehingga aku bisa manfaatkan untuk ngambil fotonya. πŸ˜€

Berikut foto-foto kemesraan Max dan Sybill. :mrgreen:

Iklan

15 pemikiran pada “Kucing Diatas Sajadah

  1. senang punya rekan yang meneladani rasul.

    dulu, nabi muhammad lebih baik menggunting sajadahnya untuk shalat daripada mengganggu kucing yang sedang tidur

  2. Ping balik: Swim, My Pretties… « The Moon Head

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s