Kesederhanaan Menulis Papa Hemingway

Ernest Hemingway, atau yang juga dikenal dengan sebutan “Papa” terkenal dengan gaya tulisannya yang efisien, tidak bertele-tele, nggak banyak ornamen dan kokoh. Karya-karyanya antara lain Three Stories and Ten Poems (1923), In Our Time (1925), dan The Great Gatsby.

Kesederhaan tulisan yang diajarkan pria flamboyan dengan latar belakang pendidikan jurnalisme ini bisa dibilang lebih merupakan aplikasi ‘pola pikir’ ketimbang sekedar teknik atau susunan tulisan dalam karya sastra. Dan menurutku itulah bagian terbaik yang bisa kita teladani dari Papa Hemingway ini. πŸ™‚

Berikut ini beberapa poin dan tips yang diajarkan Hemingway tentang kesederhanaan dalam menulis.

Gunakan kalimat-kalimat pendek.

Ia sendiri pernah menulis cerita terpendek di dunia yang hanya ditulis dalam enam kata.

“For sale: baby shoes, never used.”

Gunakan paragraf pertama yang pendek.

Gunakan bahasa yang kuat/bersemangat.

Ketimbang “dia mencoba membuka pintu”, gunakanlah “dia membuka paksa kenop pintu itu”.

Gunakan kata-kata positif, bukan negatif.

Ketimbang kata “tidak mampu” gunakanlah “inkompeten”. Atau “ini relatif mudah” ketimbang “ini tidak begitu sulit”.

Dan satu lagi kata-katanya yang merangkap semuanya, β€œI write one page of masterpiece to ninety-one pages of shit. I try to put the shit in the wastebasket.” Intinya adalah, lebih baik menulis satu halaman yang bagus dan maksimal ketimbang puluhan halaman yang tidak efisien.

Hemingway telah meninggal 50 tahun yang lalu pada usia 61 tahun, namun karya-karyanya masih dibaca dan menjadi favorit oleh banyak orang hingga kini.

Satu-satunya buku karya Hemingway yang pernah kubaca adalah Lelaki Tua Dan laut. Jujur, aku agak bosen waktu baca buku itu, karena ceritanya seputar disitu-situ aja. Yaitu tentang nelayan tua yang mencari ikan di laut lepas. Sampai tiba-tiba kailnya ditarik oleh ikan marlinm raksasa yang membuatnya kewalahan.

Usaha pria tua itu tak hanya sampai pada menangkap ikan itu, namun juga bagaimana agar bisa membawanya dengan selamat sampai ke pelabuhan. Sebab dengan kapal kecil yang dibawanya, mustahil rasanya menyelamatkan ikan itu dari hiu-hiu lapar dari kedalaman samudera.

Iklan

17 pemikiran pada “Kesederhanaan Menulis Papa Hemingway

    • hah? wah turut berduka cita…:cry:
      saya kurang kenal sebenernya. tapi dari berita2 yang saya baca, lan fang adalah novelis yang aktif mengajar sastra… di pesantren pula ngajarnya. sementara dia orang tionghwa dan beragama budha. salut.

  1. Saya malah sebalinya, banyak menggunakan kata yang positif sekaligus tidak kuat dalam pemahaman. Harus segera diperbaiki mungkin.

  2. Menulis ala jurnalis memang tidak mudah. Saya akan coba ikuti tips yang diberikan Papa Hemingway, menulis praktis.

    Terimakasih atas info yang bermanfaat ini Mas Ilham. Senang berkenalan dengan Anda. πŸ™‚

    • walau latar belakangnya jurnalisme, gaya tulisan hemingway lebih simpel. menulis ala hemingway emang sangat efisien n nggak terlalu membebani..

      sama-sama2… moga blog saya bermanfaat. πŸ™‚

    • hm iya sih emang buku2nya hemingway rada jarang diterbitin disini. tapi belakangan ini udah mulai diterbitin kok. selain Lelaki Tua Dan Laut, ada tuh satu lagiyang aku lihat, tapi lupa judulnya apa. πŸ˜• covernya warna item sama ada gambar orang naik perahu kalo ga salah.

    • iya pak. gaya tulisan hemingway bikin karakter2nya tampak heroik sekali. πŸ™‚ saya juga baru dikasih tau sama bumianoacompany (komen pertama) tentang Lan Fang. 😦 dunia penulisan kehilangan penulis berdedikasi… tapi saya nggak sempet mengenal penulis itu.

  3. Gaya tulisan yang efisien, tidak bertele-tele, nggak banyak ornamen dan kokoh ciri khas Ernest Hemingway perlu kita pelajari untuk meningkatkan kualitas tulisan kita. Terima kasih Mas Ilham tulisannya, bisa membuka wawasam kita. πŸ™‚

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s