Yang Paling Berbahaya: Ide Atau Tindakannya?

Dalam salah satu dialog awal film Inception, Leonardo DiCaprio atau dalam karakternya Dom Cobb mengajukan sebuah pertanyaan kepada Ken Watanabe, yang berperan sebagai Mr. Saito, “What is the most resilient parasite? Bacteria? A virus? An intestinal worm? … An idea.”

Filmnya menggambarkan tentang kemungkinan memanipulasi bawah sadar orang lain lewat mimpi. Tapi kayaknya metode itu masih kalah efisien deh dengan gendam atau hipnotis yang kerap terjadi di pusat-pusat keramaian Indonesia. Wakaka. :mrgreen:

Tapi, benarkah ide adalah penyakit atau senjata paling berbahaya yang harus benar-benar kita waspadai, seandainya itu mengancam hidupmu?

Menurutku, ide adalah sesuatu yang terjadi secara alami. Seperti halnya reaksi kimiawi.

Mungkin sebagian orang mudah dipengaruhi oleh orang lain, dan sebagian lagi lebih kuat. Tapi tak ada gunanya juga menyalahkan kejahatan atau kerugian yang kita derita kepada pikiran yang seringnya bekerja secara bawah sadar. Sebab pikiran yang lemah pun bukannya tidak bisa dilatih menjadi lebih kuat.

Jika kita takut dipengaruhi oleh sesuatu hal atau seseorang, bukan masalah bahaya dari terpengaruh secara mental oleh benda/orang itu. Namun bagaimana kita membentengi diri agar tidak terhasut oleh manipulasi yang menyesatkan.

Ibaratnya tuh, semua orang mungkin memiliki pedang, tapi tak semua orang tetap siaga dengan pedang terangkat ketika dipengaruhi oleh kata-kata musuhnya. Cobb mungkin pencuri dan manipulator handal. Atau, pacar kamu diam-diam adalah pengkhianat dan pembohong paling tangguh sejagat. Atau, tukang copet yang nyuri dompet kamu di bis orangnya kurang ganteng. Tapi kita tidak bisa bertanggungjawab atas tindakan orang yang berniat buruk pada kita. Yang bisa kita lakukan adalah bertanggungjawab atas diri sendiri dengan memperkuat pertahanan diri. Mencoba menyalahkan hal atau orang lain hanya akan memberi makan penderitaan batin dan ego (nelangsa berkepanjangan/galau tak berujung).

Bahkan kata-kata, “Hati-hati dengan pikiranmu” seperti yang disebut-sebut dalam acara Hitam-Putih, diawali dengan kata kerja/tindakan, yaitu ‘hati-hati’. Bakal aneh kalo diubah menjadi, “Pikirkan kehati-hatianmu.” :mrgreen: You got the idea, right?

Maka ketika kita bisa menerima segala yang terjadi pada diri kita, seburuk apapun itu, dengan kebijaksanaan dan rasa tanggungjawab yang tinggi, tidak akan ada lagi beban yang terlalu berat. Hanya ada Tuhan sebagai sumber petunjukmu, dunia sebagai kendaraanmu, dan dirimu sendiri sebagai pengolah ide dan pelaku keputusan terbaik.

__________________________________________________________

Aku ngomong nulis postingan ini juga karena di dalem hati aku berharap untuk bisa lebih memfokuskan pikiranku, lebih bertanggungjawab terhadap diriku sendiri, terutama jika aku sudah stand on my own ketika udah bekerja nanti. Apa hal buruk yang kukhawatirkan? Kalau hal buruk yang terpikir mungkin hanya beberapa. Tapi yang lebih mengkhawatirkan itu justru hal-hal yang tidak kukhawatirkan saat ini. 😯 Hmm… Yang pasti ada sedikit-banyak ketakutan jika aku mengacaukan segalanya. Tapi yang paling menakutkan adalah khayalan-khayalan ‘indah’ tentang hal-hal yang mungkin akan terjadi/kulakukan. 😦 Dear My Moon Head, please don’t do anymore tricks with me. And for Odong-Odong driver’s sake, release some endorphin when I need it! 😆

Iklan

9 pemikiran pada “Yang Paling Berbahaya: Ide Atau Tindakannya?

  1. tindakan ada akibat adanya ide
    makanya baik buruknya tindakan tergantung pada baik buruknya ide
    keren yah? kekuatan pikiran itu sangat berpengaruh terhadap kehidupan seseorang
    saya jadi inget peristiwa perang psikologis yang dilakukan pasukan Rasulullah pada Bani Lahyan 😀

  2. Sepakat dan sependapat dengan paragraf terakhir, hanya Tuhan sebagai sumber petunjukmu, dunia sebagai kendaraanmu, dan dirimu sendiri sebagai pengolah ide dan pelaku keputusan terbaik, dan ingatlah bahwa apapun yang kita pikirkan, kita kerjakan akan diminta pertanggungjawabannya kelak.

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s