Medan Jaya

Medan Jaya mungkin bukan nama yang membuat orang berselera untuk makan. Yang jelas ini bukan nama perusahaan angkot, apalagi slogan kota Medan.😆 Tapi jajanan ini sangat digemari saat saya masih kecil, waktu saya masih unyu-unyu kayak Greyson Chance umur 8 tahun. #dilemparkamusoxford

Jajanan ini sebenernya sangat sederhana. Hanya berupa bulet-bulet seperti kacang atom, tapi nggak pake isi. Hanya tepung yang diberi pewarna makanan dan penyedap rasa.

Menggelinjangkan sekali ketika saya tahu jajanan ini diproduksi lagi. Walau tampilan dan rasanya agak berbeda dari Medan Jaya yang dulu.

Yang membuat Medan Jaya veris baru ini berbeda adalah bumbu ekstra yang diberikan diluarnya, semacam bumbu serbuk rasa asin-manis.

Sementara, Medan Jaya versi jadul lebih polos tanpa bumbu tambahan ini, juga lebih lengket-lengket di gigi. Adonan tepung yang mencair di mulut itu jadi terasa hangat seolah menyerap panas dari tubuh/mulut.😆 Mungkin itulah yang membuatnya susah dilupakan.

Saya senang mereka mempertahankan desain kemasan lama. Rasa yang tertera di kemasan juga nggak berubah: rasa Udang Bakar. Ukuran kemasan diperbesar seolah ingin menghilangkan kesan “jajanan anak-anak”. Jadi sekarang Medan Jaya sudah beranjak remaja atau dewasa-muda. Hahay…

Dulu saya suka beli di warungnya Wak M’lah (nama asli: Romlah, usia: tidak diketahui, kekuatan: mengendalikan cuaca <= ngawur). Tapi sekarang sudah tersedia di warung ortu sendiri. Hehe.

(Saya janji nggak akan ngambilin Medan Jaya kecuali sangat kepingin.:mrgreen: )

Medan Jaya ini cocok buat dimakan bersama nasi atau sekedar camilan ditemani secangkir kopi atau teh.

23 pemikiran pada “Medan Jaya

  1. lihat judulnya kirain emang perusahaan bis lokal haha.. ternyata snack. dulu favoritku mamie (kayak indomie kering yg diancurin tp berbumbu dan agak2 gosong dioven gitu). hmm..masih ada ga ya sekarang…

  2. Wakakaka… aku ngakak pas baca kekuatan mengendalikan cuaca… Kayak storm di Xmen.
    Enaak ya klo hidup kayak mutant gitu punya kekuatan masing2… tapi ntar tiap ada masalah jalan penyelesaiannya dengan adu kekuatan…
    Mungkin itulah alasannya hanya avatar Aang yang dapat menyelamatkannya… *Loh Loh mulai ngelantur hahaha😛
    Oke skrg serius dikit…
    Aku pikir itu slogan kota Medan begitu liat judulnya. dan kupikir ente orang medan hahaha😛
    kupikir pikir lagi juga… kupikir makanan itu rasanya manis… ternyata rasanya asin ya…😀

    • wakaka memang orang medan mas..😀 itulah kenapa nama jajanan ini medan jaya. karena adanya cuma di medan ini (kayaknya).
      wooh anaknya Wak M’lah bisa mengendalikan bumi malah. kalo disuruh belanja emaknya atau ke sekolah, dia diem aja, tanahnya yang bergerak kayak treadmill.😯

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s