Dark Tower (1943)

“Film yang menghipnotis!” begitulah yang akan saya bilang kalo diminta mengomentari film jadul yang satu ini. Tapi sayangnya nggak ada yang minta. D’oh!πŸ˜›

Sudah agak lama saya nggak nonton dan nulis tentang film jadul lagi. Jadi, daripada nggak ada bahan postingan, dan mumpung saya masih excited sama filmnya, kenapa kacang (why nut)?

Film buatan Inggris tahun 1943 ini cukup diluar perkiraan/harapan saya dalam arti yang bagus tentunya. Nggak banyak film hitam-putih yang saya unduh dari Internet Archive yang bener-bener seru atau bikin penasaran. Kebanyakan film-film jadul enak ditonton di kala hujan dengan secangkir teh anget dan cemilan. Tapi film drama ini ikut membuat kita terhipnotis oleh cerita dan twist yang membuat penasaran.

Diceritakan sebuah sirkus milik Phill Danton sedang sepi pengunjung. Atraksi trapeze (restok gantung) yang dibintangi Tom dan Mary tidak cukup membantu. Mereka butuh aksi baru yang bisa menarik lebih banyak penonton.

Lalu muncul seorang pemuda misterius yang memperkenalkan dirinya sebagai Torg. Dia berkata dia ingin mendapat pekerjaan di sirkus tersebut.

Meski awalnya tidak begitu diacuhkan, Torg segera mencuri perhatian ketika ia dengan ahlinya menjinakkan singa sirkus yang sedang mengamuk. Ia kemudian mengaku memiliki kemampuan untuk menghipnotis hewan. Dan juga manusia, sebenarnya.

Singkat cerita, mereka pun menciptakan atraksi baru yang melibatkan Torg serta Mary. Dalam atraksi baru ini, Mary akan dihipnotis untuk merosot diatas tali dari ketinggian. Dan terbukti, aksi baru ini sukses mendulang banyak penonton di sirkus itu.

Phil, sebagai pemimpin sirkus senang akan kesuksesan yang mereka capai berkat Torg dan Mary. Namun tidak semua orang. Tom yang merupakan rekan sekaligus ‘teman dekat’ Mary di atraksi trapeze mereka mulai merasa cemburu atas kedekatan gadis itu dengan Torg. Selain itu, Dora, salah salah satu senior di sirkus tersebut juga jelas-jelas menyatakan ketidaksukaannya terhadap Torg, atau yang kemudian diperkenalkan sebagai Dr. Stephen Torg.

Dora menganggap ada sesuatu yang salah dengan diri Torg. Selain dia terlalu atraktif khususnya bagi para wanita,😎 Dora memiliki firasat bahwa pria itu akan menghancurkan sirkus dan membawa dampak buruk bagi Mary.

Di sisi lain, Torg bukanlah orang yang tulus. Ia secara terang-terangan meminta pada Phil agar dirinya dihormati secara khusus di sirkus tersebut, sebagai balasan atas jasanya dengan atraksi hipnotisnya yang menjadi pertunjukan utama di sirkus.

Menyusul keuntungan finansial yang diterimanya, Torg muncul dengan dandanan parlente dan mobil baru yang dibelinya, dan kemudian mengajak Mary untuk berkencan.

Saat berduaan di mobil, Torg menceritakan tentang masa kecilnya pada Mary. Dulu dia adalah anak yang lemah diantara teman-teman sekolahnya. Secara fisik, dia kalah dari semua anak laki-laki sebayanya. Tapi secara mental, ia menyimpan kemampuan dan bakat khusus yang tidak dimiliki banyak orang. Torg akhirnya menyadari bahwa ia mampu menghipnotis dan mengontrol hewan-hewan. Mereka patuh padanya seperti majikan. Dan tak lama, ia pun siap mencobakan kemampuannya itu pada manusia.

Pada kesempatan selanjutnya, sirkus melakukan pertunjukan di tempat berbeda. Kali ini mereka akan kembali menampilkan atraksi trapeze Tom dan Mary.

Dengan liciknya, Torg menghipnotis Mary yang intinya agar ia melepaskan pegangan saat Tom bergantung pada Mary diatas trapeze. Dora menyaksikan apa yang terjadi, meski dia tidak tahu pasti apa yang dibicarakan Torg dan Mary sebelum penampilan. Dan Tom pun akhirnya jatuh ketika Mary “tiba-tiba merasa lelah” saat memeganginya sambil bergantung diatas trapeze.

Insiden itu menyebabkan kaki serta lengan Tom cidera. Sementara itu hipnosis Torg tidak hanya berakhir diatas panggung, tapi berlanjut hingga diluar panggung. Secara singkat, Torg telah mengubah Mary menjadi ‘boneka’ pribadinya.

Seiring waktu, sirkus Danton, yang kemudian diubah menjadi Torg and Danton’s Circus, semakin terkenal sampai kemudian mereka menggelar penampilan di kota besar.

Dalam pertunjukan itu terjadi insiden yang hampir mencelakai Mary. Lalu, saat Torg turun diatas platform gantung, Phil memutuskan talinya dengan kapak supaya Torg celaka. Torg tewas di tempat. Tapi bukan karena terjatuh, melainkan sebuah peluru yang menembus kepalanya? Siapa yang melakukannya?

Kalau kalian baca ulang ulasan ini di bagian-bagian awal mungkin bisa ketebak. Tapi biar lebih seru silahkan tonton sendiri ya filmnya. Hehe. Download disini.

Kesimpulan

Film ini menyuguhkan drama dengan plot dan twist yang seru dan memikat (ceila), walaupun jika kita nggak bisa menangkap semua dialog berbahasa Inggris-nya. Dan yang nggak bisa dilewatkan juga adalah atraksi-atraksi sirkusnya bener-bener nyata dan asli. Badut-badutnya bener-bener lucu, atraksi-atraksi berbahayanya bener-bener menegangkan. Sangat layak untuk ditonton.πŸ™‚

4 pemikiran pada “Dark Tower (1943)

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s