Mimpi Manis

durenSore ini keinginan Mamak saya terwujud untuk makan duren!

Empat buah durian berukuran sedang dibeli Mamak dari penjual yang kebetulan lewat. Tiga kami habiskan, satu disisakan untuk Bapak.

Ya seperti biasa, justru saya yang makan lebih banyak, padahal yang kepingin duren dari kemaren itu Mamak. Saya sih bukannya rakus, tapi kalau gak dicegah ya saya lanjut terus.πŸ˜†

Dan lagi-lagi, saya lupa untuk makan duren jangan banyak-banyak. Karena pasti bikin pusing dan malamnya susah tidur.

Tapi karena makan duren juga sekali-sekali, udah nggak sadar lagi tuh. Ingetnya pas udah habis aja.πŸ˜› Lantas saya minum air segelas biar sedikit menetralkan efek samping si duren.

Sebagai orang Medan, saya bangga kota ini dikenal karena durennya. Harganya juga jadi lebih murah ketimbang kalau dijual di Jawa atau daerah lain. Yang dibeli Mamak saya harganya 5ribu rupiah untuk satu durian berukuran cenderung kecil sih sebenernya tapi isinya lumayan banyak.

Dulu almarhumah Nenek saya juga doyan sekali sama duren. Satu buah bisa dihabiskan sendiri sama Nenek.πŸ˜›

Duren juga bisa menjadi indikator usia seseorang. Waktu masih kecil, saya hanya sebatas makan dagingnya. Agak gedean dikit, saya belajar untuk memakan bagian dagingnya yang elastis itu. Kadang tipis kadang agak tebel. Menurut saya bagian itu adalah bagian yang paling asyik karena harus dikuliti supaya bisa terlepas dari bijinya.

Bagian lain yang nggak kalah enak dari duren adalah bijinya. Bisa direbus atau digoreng jadi beton.

Tapi walaupun banyak orang yang suka duren, ada juga lho sebagian yang nggak suka. Bahkan mual hanya mencium baunya seperti salah satu temen saya dulu.

Kamu termasuk yang suka atau nggak suka duren?

25 pemikiran pada “Mimpi Manis

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s