Talk About It

mother adult sonDalam kondisi yang terbilang buruk, saya berada diantara banyak kemungkinan dan saya bingung harus fokus kemana. Di satu sisi saya tertarik dengan ide-ide negatif, tapi di satu sisi lain saya hanya ingin merasa tentram.

Dan ternyata, semuanya jadi terasa lebih ringan ketika kita membicarakannya. Saya menghabiskan sepanjang malam mencurahkan pikiran dan perasaan saya kepada Mamak, 😛 begitu juga Mamak saya menceritakan banyak hal kepada saya, yang membuat saya semakin memahami situasi dari sisi Mamak maupun Bapak sebagai orangtua saya.

Terkadang memang lebih baik merasa tentram ketimbang merasa benar.

Kalau terus memikirkan masalah, pikiran tidak akan puas mencari-cari cara agar kita bisa lolos sebagai pihak yang tidak bersalah.

Padahal yang terbaik itu bukan mengubah kesalahan yang kita lihat pada sekitar, melainkan mengubah diri kita agar bisa tetap berfikir dan bersikap positif dalam segala masalah.

Masalah bisa terasa mustahil dan berat untuk dilewati. Dan kita takut ini tidak akan berakhir. Tapi ada imbalan untuk setiap cobaan yang kita alami. Entah itu sekedar pengimbang dosa, atau hadiah yang lebih besar di akhirat kelak.

Yang jelas, Allah tidak pernah salah atau membenci umat-Nya tanpa alasan. Yang pantas kita khawatirkan adalah apakah cobaan ini merupakan ladang pahala, ataukah untuk menutupi dosa-dosa kita di masa lalu terhadap orang lain dan diri sendiri.

Semoga kita semua menjadi orang yang lebih ikhlas dan sabar. Amin.

Kepada siapa biasanya kamu curhat ketika ada masalah?

gambar: allposters.com

Iklan

13 pemikiran pada “Talk About It

  1. betul ka, lebih baik “merasa tentram” ketimbang “merasa benar”… kalau biasanya ada masalah biasanya ya curhat ke orang yang bisa diajak curhat, kaya ortu, saudara, kawan, dsb 🙂

  2. wah .. kamu termasuk yg beruntung Ilham krn bisa curhat dgn mamak mu, krn nggak semua anak bisa curhat dgn ortunya

    aku kalau punya masalah ya curhat sama suamiku , nyaman rasanya

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s