Suvenir

Ketika nyari lirik lagu No, Je Ne Regrette Rien saya merhatiin bahwa ternyata dalam bahasa Perancis itu souvenir berarti memory alias kenangan. Hmm mungkin bisa dikaitkan dengan istilah “kenang-kenangan” kali ya. πŸ˜›

Tapi hampir setiap orang pasti sudah akrab dengan benda-benda suvenir. Mudah didapat di tempat-tempat wisata, atau seperti dibawah ini, dapet dari acara kondangan.

Biasanya di acara pernikahan, pager ayu/bagusnya akan membagikan pernak-pernik pada tiap tamu yang datang. Suvenir ini biasa dibeli di pasar-pasar besar atau pasar sentral. Harganya juga bervariasi. Kalau nggak salah saya pernah lihat liputan di tv harga suvenir pernikahan seperti ini berkisar sangat murah mulai dari dibawah Rp5,000.

Walau tidak bisa dipungkiriβ€”kecuali, mungkin, suvenir dari pesta nikahan yang lebih mewah dan berbujet besarβ€”kualitas kerajinannya tidak terlalu kokoh dan awet. Tapi seringkali surprisingly cute dan kreatif. πŸ˜›

DSC00906Β Β DSC00908

Jika diperhatikan suvenir yang kiri, itu dibuat dari botol bekas, seperti botol kecil buat minyak angin, lalu dibalut dengan bahan seperti bambu dan benang lalu dilem.

Di dalam botolnya terdapat dua batang tusuk gigi. Sekilas saya bingung apa tujuannya. Saya kira botolnya bisa dibuka dan tusuk giginya digunakan setelah makan nasi berkatnya. Tapi setelah ditelaah dengan saksama, kayaknya cuma pajangan doang, dan tiba-tiba saja nilainya bertambah di mata saya. Keunikannya jadi makin terlihat dan kreatif. πŸ™‚

Tapi ada juga suvenir yang benar-benar bisa dipakai seperti gantungan kunci atau kipas seperti gambar diatas-kanan.

Jaman SD dulu kalo dapet suvenir gantungan kunci hampir pasti dicantolin di resleting tas sekolah. Dan teman-teman sekelas akan terbiasa melihat ucapan “Terimakasih” atau “Mohon Doa Restu” diatas plat kayu mungil yang dipernis, tergantung di tas sampai suatu hari gantungan itu hilang atau rusak.

Walau nggak begitu awet tapi suvenir seperti ini tetap hidup hingga sekarang dan bentuknya semakin kreatif.

Yang udah nikah, dulu ngasih suvenir apa nih buat tamu undangan? πŸ™‚ Kalo ke kondanga suka suvenir yang kayak apa?

Iklan

31 pemikiran pada “Suvenir

    • hahai… ummm pengen ngasih bunga2an mbak. yang idup yang saya tanam sendiri (mungkinkah…). πŸ˜› tapi takutnya mati atau malah dibuang sama orangnya… πŸ˜†

  1. saya belum nikah.eh! πŸ˜€
    saya akhir2 ini koleksi suvenir, dari hasil kondangan yang saya hadiri
    ada yg botol tusuk gigi, sendok garpu, gelas, kipas, tempat tisu, asbak, bross, gunting kuku, dll πŸ˜€

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s