Move

Pertama kali keluarga kami pindah rumah sekitar saat saya kelas 3 SD. Rumah yang lama secara legal adalah milik Pakde saya. Lalu orangtua saya menabung dan membangun rumah yang sekarang diatas tanah yang, kata orang, dulunya bekas panglong atau bengkel kayu milik orang Tionghoa.

Sebelum rumah ini dibangun, tanahnya dipenuhi rumput, ada sumur tua yang sudah menghitam. Suatu kali seorang tukang membabat rumput dan mengenai tempurung kura-kura! Saking liarnya tanah ini dulu sampai ada hewan eksotis seperti itu, padahal di pinggir jalan. (Kura-kuranya selamat, tapi tempurungnya luka, seperti memotong jambu atau apel pake pisau. Kasian juga…)

NDVD_001

“But Dad… We’re simple people with simple values. Capital City is too big and too complex. Everyone in Springfield knows us and has forgiven us.” – Lisa Simpson, Season 2, Ep. “Dancin Homer”

Walau cuma beda gang, tapi praktis ada jarak yang signifikan dengan tetangga-tetangga dan teman-teman saya semasa kecil. Dan akhirnya rasanya seperti berpisah ‘dunia’… #katemiii…. Saya pun pernah mengalami kisah sedih pasca pindah rumah, suatu hari saat 17-an

Di lorong ini orang-orangnya lebih agak individualis. Sementara di lingkungan lama, walau cuma gang panjang yang tidak lebar, semua kenangan ‘indah’ tertingal disana. Teman-teman, tetangga…

Terakhir kali saya ke rumah itu adalah saat rumahnya mau disewa orang, mungkin pas saya masih SMP atau baru SMA.

Rumah itu tampak ringkih seperti bersiap rubuh. Ruangan-ruangannya tetap sama, hanya saja tampak mengecil. Mainan-mainan lama saya masih ada beberapa di ruangan yang dulu digunakan sebagai ruang shalat dan ruang main saya. Dulu kami juga punya warung, tapi kemudian diubah menjadi garasi/gudang.

Sekarang rumah itu sudah hilang, diganti menjadi barisan rumah sewa untuk pegawai-pegawai kantor Pakde saya.

Pernahkah kamu pindah rumah? Apa yang kamu rasakan jika harus pindah dari rumahmu yang sekarang?

 

Iklan

27 pemikiran pada “Move

  1. pindah rumah sejak kecil itu 2 kali.
    skrg syukurnya adalah rumah sendiri yang masih dicicil hingga beberapa tahun ke depan. kecil tapi nikmat aja…

  2. ane juga pernah, rumah lama ane uda berganti jadi ruko-ruko. rasanya kelak kalo jadi orang kaya mau rubuhin tu ruko lagi buat ganti dengan model rumah yang sama dengan rumah lama ane dulu. hmm..

  3. Ping balik: Sweeties | The Moon Head

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s