Hujan

Hujan

Hujan bergemuruh
Meski berpeluh
Penatku luruh
Jiwamu sembuh

random

Hadeh saya nggak tahu siapa yang paling tersiksa, apakah saya atau yang baca, karena blog ini jadi banyak banget puisi-puisi geje dan jelek karena nggak ada ide postingan lain. πŸ˜› Malam ini pun masih puisi-puisian dalam rangka Napowrimo. Pendek aja deh, badan saya masih berasa belum nyaman betul karena masalah perut.

Kalo cerita perut saya memang gampang gassyΒ alias masuk angin dan sebangsanya. Gara-garanya makan urap nih tadi. Gas dari sayuran yang tercerna ngumpul di dalem bikin sensasi mual dan pusing.

Akhirnya saya paksain minum air putih biar muntah. Kalo cuma sakit-sakit ringan seperti ini saya males nurutin, jadi dipaksain minum air banyak-banyak biar langsung muntah, trus biasanya lebih plong deh. Walau tetep, nenggak obat macem-macem seperti paramex dan antangin jrg.

Sekarang lagi hujan dengan syahdunya. Mudah-mudahan bikin badan, pikiran dan perut jadi nyaman kembali…

Semoga pada sehat semuanya biar bisa berwiken ria besok… πŸ˜‰ Yuk mari.

Iklan

18 pemikiran pada “Hujan

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s