Fase

Fase

Mencoba terbang diatas bunga
Mencoba berenang dan tak tenggelam
Mengagumi lingkar samar cahaya
Melupakan jasad yang sedang karam

Keindahan dari perjalanan
Adalah hadiah kecil kepercayaan
Dan menawarkan kecurahan
Dan membuka pilihan

Apakah lukaku bisa dibagi
Apakah salahku bisa dimaafkan
Bahwa aku tidak harus berdiri
Tapi duduk dan mendengarkan

Fase 29 hari yang melayang pergi
Dingin seperti angin ย malam hari
Masih ada banyak inspirasi
Aku harus menatap dan membuat lagi

fase

Ya semacam itulah. 29 hari tepatnya saya bikin postingan Napowrimo. Sering ngerasa jadiย outcast juga (halah2) karena sebenernya saya nggak bener-bener paham puisi atau sastra secara mendalam. Tapi saya menikmati berusaha menulisnya. Hehey.

Sejak awal nggak ada visi dan misi khusus dari puisi-puisian ini selain ngisi kekosongan ide. Tapi akhirnya lumayan jadi media bergalau riaย :P berekspresi yang baru buat saya dan sangat boleh dicoba semua orang. Plus di tengah-tengah sesekali saya masih bisa nambahin postingan yang seperti biasa, cerita sehari-hari dan sebagainya.

Stat blog saya juga lumayan turun agak drastis, tapi saya maklum dan ternyata pun masih ada blogger-blogger yang mau komentar dan ngelike postingan napowrimo saya. So I appreciate that.๐Ÿ˜‰ *meniup kecupan kearah para blogger…wangi rel*xa…*

Sekarang saya harus nulis reguler lagi meski mungkin bakal banyak bolong-bolong, nggak bisa setiap hari. But I’ll try, though. Mudah-mudahan ada cerita atau informasi menarik yang bisa saya blogin disini.

Catatan terakhir, saya lagi mikir apakah harus menggenapkan bikin puisi-puisian yang ke-30 (soalnya kemaren mulai postingannya telat sehari). Hihihi. Well, here it goes…the 30th piece for Napowrimo:

Young Cat

Young cat
You’re white and black
You run as fast as a fart
You’re strong like a ninja

But sometimes
I just want to catch you

And pet you
And scratch your tummy

Didn’t you hear me?
When you’re hiding behind the wall
I cried in my mind,
“Come here and love meeee…!”

Anak kucing ini tiap hari lewat di dalem rumah trus ke belakang buat mantengin tikus. Tapi anaknya parnoan dan gesit sekalihh..kalo ada gerakan manusia dikit dia langsung lari secepat kilat. Padahal saya gemes juga pengen nyayang-nyayang siapatahu jadi piaraan pengganti Maxine Srikandiย yang lama hilang.๐Ÿ˜•

Daann..April pun berakhir. Selamat datang Mei.

Ralat: setelah saya hitung puisi-puisian saya cuma 29, Sepertinya saya kelupaan nulis satu hari hehe.

20 pemikiran pada “Fase

  1. Keren ya puisi puisinya Ilham, nggak semua bisa konsisten spt itu lho, genap 30 hari๐Ÿ˜›

    wah .. sayang ya itu si anak kucing, kl super pemalu, nggak bisa dipotret dong๐Ÿ˜›

    btw, ntar malam hadir khan di Cafe Single ?

  2. come here…
    here kitty… kitty…
    here…๐Ÿ˜€

    selamat ya. 30 hari berpuisi.
    jangan putus asa walaupun stat menurun. we’re blogging coz we love to..๐Ÿ™‚

  3. Sebenarnya aku pengin kasih komentar untuk puisi-puisimu, cuma gak tau mau komentar apa.

    Masalah rating gak usah dipikirin, kita ngeblog kan bukan buat ngejar popularitas. Buat apa rating tinggi tapi yang mampir cuma setor identitas tapi gak perduli dengan isi blognya?

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s