Saat Memilih Buku

Sekitar dua hari lalu kakak sepupu saya pindah ke salah kontrakan kecil orangtua saya. Letaknya cuma di dekat halaman sini, jadi nggak jauh-jauh kalau ada keperluan apa-apa.

Hari ini sebenernya Mbak saya minta temenin beli beberapa barang keperluan lagi untuk mengisi rumah kontarakan. Tapi saya ketiduran, dan mbak saya mungkin nggak enak mau bangunin. Jadinya nggak jadi deh. Ngerasa bersalah juga sama si Mbak. Tapi akhirnya sore tadi saya kelayapan sendiri, jalan-jalan.

Awalnya saya ke Gramed Jl. Gajah Mada (Medan). Udah kepengenThe Graveyard Book karya Neil Gaiman, sekalian nyari buku oretan-oretan di lantai bawah. Tapi akhirnya nggak jadi, dan buku oretan yang saya cari nggak ada stok.

Habis itu saya masih penasaran dan nyari di toko buku Karisma di Plaza Medan Fair (karfur). Buku oretan yang saya mau juga nggak ada disana.

DSC00987

Akhirnya dari Karisma saya beli novel The Nick Adams Stories (Cerita Panjang Tentang Nick Adama) karya Ernest “Papa” Hemingway dan sebuah pembatas buku (iseng amat). Di pembatasnya ada tulisan motivasi seperti ini:

Confidence

Most of the important
things in the world have
been accomplished by
people who have kept on
trying when there seemed
to be no hope at all.

Dale Carnegie

Hal-hal terpenting di dunia dilakukan
oleh orang-orang yang tetap
mencoba meskipun tampak
tak ada harapan sama sekali.

Lumayan buat pengganti pembatas buku “There Will Be Blood” favorit saya yang hilang…

Kalau sudah selesai baca bukunya Insya Allah saya tulis review.

Apa saja pertimbangan dan kriteriamu saat memilih buku?

Iklan

18 pemikiran pada “Saat Memilih Buku

  1. Ada buku yang saya beli karena memang dibutuhkan. Jadi suka atau tidak mesti dibeli. Ada juga yang dibeli karena “kecelakaan”. Pas ngadem di Gramed, ketemu buku yang isinya asyik, ya terus dibeli. Tapi saya jarang beli buku hanya karena orang lain bilang bagus. Selera kan beda-beda.

    • iya, begitu bukunya terbit dia bagi2in gratis buat tetangga2.. hehe ada gak ya yang begitu. 😛 *ngarang* penulis2 klasik biasanya yang tetep punya penggemar sendiri. 🙂

  2. biasanya karena liat cover nya duluan yang “lucu” .. ya meskipun emang sih seringnya kecewa hahaha.. untuk kasus saya, “don’t Judge a Book from It’s cover” itu kayaknya berlaku banget x)

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s