Dr. Freddy

Saya memulai lagi pengobatan saya di psikiater Selasa lalu.

Kebetulan Dr. Donald yang biasa saya temui nggak ada di tempat, jadinya manggil dokter pengganti, namanya Dr. Freddy. Eh dokter penggantinya malah lebih ‘murah hati’ dan talkative nerangin soal Bipolar ke saya dan Mamak saya.

Saya dikasih Abilify discmelt 15mg dan Luften 25mg. Awal-awal minum reaksinya memang bikin ‘kaget’ karena udah setahunan saya nggak kena obat-obatan. Emosi saya bener-bener labil dan irritated. Kemarin udah pengen ke warnet (laptop di rumah rusak) tapi tiba-tiba saya merasakan kondisi saya nggak mendukung untuk melakukan apapun malam itu dan berbalik pulang.

Episode depresi saya sebenarnya udah mulai sejak akhir April. Saya mulai suka self-harm lagi, dan suasana rumah sama sekali nggak nyaman buat saya. Kemanapun saya pergi ‘suara-suara’ itu selalu ada dan bikin saya down.

Sebenernya sudah lama saya ingin dimasukkan RSJ saja. Saya ingin merasakan perbedaan perawatan di rumah dan RSJ. Tapi bagaimanapun rawat inap seperti itu butuh biaya.

Well, saya hanya berdoa dan selalu yakin Allah tahu yang terbaik buat saya. Amin.

Mungkin saya nggak bisa sering-sering update selama laptop saya masih rusak, jadi ya mudah-mudahan yang baca masih bisa liat-liat dan ngambil manfaat dari tulisan-tulisan saya yang lain di blog ini ya.

Iklan

20 pemikiran pada “Dr. Freddy

  1. Hmm .. nggak banyak yg mau terbuka soal depresi ya Ilham, salut buat kamu deh, semoga segera mendapatkan pilihan yg terbaik buat mengatasi depresinya ya, juga semoga laptonya baik kembali 🙂

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s