“Ketergantungan” Internet

Setiap hari kerja saya tidur, atau nggak keliling-keliling nggak jelas naik angkot, kalo malem saya naik motor. Beginilah kalo sakit, pas nggak ada obat pengen bisa ngobat lagi, pas udah ngobat, nggak suka sama efek sampingnya.

Badan lemes nggak berdaya, otak nggak bisa diajak ‘berbunga-bunga’ apalagi disuruh ngebahas yang berat-berat.

Tapi saya seneng masih ada temen buat berbagi pengalaman. Dan juga blog para blogger yang isinya tetep warna-warni. Dan situs-situs seperti 9gag, ragestache, whenuseeit, serta situs-situs humor populer sejenisnya, yang setia menjadi suplai hiburan para netter.

‘Ketergantungan’ saya sama Internet lumayan rada-rada. Internet seolah satu-satunya bukti/alasan bahwa dunia ini nyata. Ironis toh. Wong Internet sendiri adalah dunia maya, alias tidak nyata.😳

internet

Waktu dua mingguan laptop saya rusak dan nggak bisa akses Internet, saya harus ke warnet jika ingin mengecek email dan blog, yang saya lakukan hanya tiga kali selama dua minggu itu. Rasanya masih lebih leluasa inetan dari rumah.

Internet memang ladang berkarya dan berkespresi yang tak terbatas bentuk dan format. Dan terkadang kita lebih suka pencapaian kita di dunia maya ketimbang di dunia nyata. Karya kita lebih diapresiasi karena lebih mudah diakses.

Beda lagi dengan seorang temen saya. Dia nggak begitu tergantung dengan Internet, bahkan social media, karena dia sendiri tidak/belum menggunakan. Dia hanya menggunakan email dan browsing. Jadi ketika laptopnya diservis, dia hanya mewajibkan satu hal tak boleh hilang dari kesehariannya: musik.

Musik lebih mudah diakses lewat televisi dan gadget seperti mp3 player dan hape.

Bagaimana denganmu, seberapa tergantungkah kamu pada Internet?

19 pemikiran pada ““Ketergantungan” Internet

  1. agak ke (tergantung) an sih ka.. kadang ya kadang tidak *nab, nab🙂
    Karena..
    1. Suka ngeblog, browsing, dan nyari musik..
    2. Di tv masih jarang ada acara bagus dan mendidik.. kalaupun ada acara bagus dan mendidik itu kdg waktunya kegeser sama yg krg mendidik..
    3. Sekarang apa2 lwt internet… hehee

    Mungkin itu ka.. faktor yg membuat ke (tergantung) an internet. Ya.. tapi ketergantungannya jgn berlebihan. Nanti jd kacau kl berlebihan ka..

  2. Ham, bahas aku ya, yg gaptek n ga tlalu bgantung ma internet, cm ga bs idup tnp internet..hihi..jadi malu, tp seneng..hehe

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s