Menghargai dan Dihargai

Blog saya yang betema motivasi dan pengembangan diri, Goblet of The Soul mungkin tidak pernah mencapai 100 kunjungan per hari, tapi telah menjadi cermin atas sebuah data yang menarik bagi saya. 3,400an hit dianugerahkan pengunjung kepada postingan yang berjudul 15 Cara Agar Dihargai Orang Lain 😳 yang saya post pada bulan Februari. Sementara postingan lainnya mendapatkan hit yang lumayan meski tidak sampai seratus.

ss

Mungkin biasa saja bagi blogger yang hit postingannya sampai jutaan, tapi merupakan fenomena yang luarbiasa sekaligus menyenangkan buat saya selama saya ngeblog.

Angka ini membuat saya berpikir, ternyata banyak juga ya orang yang berpikir ingin lebih dihargai orang lain. Mungkin di lingkungan kerja, sosial, atau mungkin agar menarik perhatian calon atasan saat melamar pekerjaan. Atau jangan-jangan banyak orang Indonesia yang punya sifat minderan nih (apa hubungannya ya) hehe.

respect

Saya tidak menulis 15 cara tersebut, hanya menyadur dan menerjemahkan. Tapi yang bisa saya dimpulkann darinya adalah bahwa  rasa penghargaan itu harus diusahakan, tidak bisa kita minta begitu saja dari orang lain. Kita mendapat sikap penghargaan dari bagaimana kita memperlakukan diri sendiri dan orang lain. Tampil sebaik mungkin, mendengarkan pendapat orang lain, dsb.

Intinya adalah mengbah sikapmu sendiri terlebih dahulu ketimbang hanya meminta atau mengharapkannya dari orang lain. Jika kita mampu menghargai, maka kita pun akan dihargai.

Baca postingannya untuk daftar lengkapnya ya hehe (ujung-ujungnya promosi). Sekalian kalau boleh kasih kritik dan saran (trims). 😉

Apa kamu punya tips agar dihargai orang lain? Punya pengalaman dihargai (atau tidak dihargai)?

Iklan

18 pemikiran pada “Menghargai dan Dihargai

  1. apa yang paling diperhatikan saat melihat statistik blog kita Ham? info2 dong. dari 3400 klik itu, tag apa yang teratas, kategori, sumbernya dll.

  2. dulu ane pernah baca salah satu buku psikologi. dan disitu si penulis jg menyebutkan bahwa kebutuhan untuk dihargai terkadang lebih penting dari pada kebutuhan makan. karena banyak orang yg bersusah payah untuk mendapatkan pengharga bahkan terkadang sampai tidak memikirkan urusan makan. benar ga tuh sob? 😀

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s