Emosional = Lemah?

emotional people

Temen saya pernah nanya kenapa orang sensitif/emosional sering disebut lemah gara-gara cenderung pakai hati.

Saya hanya bilang hati orang emosional itu adalah equipment atau alat yang dikasih Tuhan untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang positif.

Tapi kemudian saya bercermin kepada diri sendiri. Saya ini seorang underachiever, Banyak gagal dalam hidup karena ketidakmampuan saya untuk fokus dan belajar secara efisien. Saya emosional dan delusif. Entahlah apakah karena efek depresi Bipolar yang udah muncul sejak kecil atau alasan-alasan mendasar lain yang bikin saya “kurang mumpuni”…

Tapi lagi-lagi saya pikir yang terpenting adalah sikap kita terhadap hal itu. Sikap yang menentukan tindakan kita atas kecenderungan kita yang emosional dan sensitif, agar mengasilkan sesuatu yang membangun.

Dalam buku Psikologi Kepribadian Dengan Perspektif Baru karya Purwa Atmaja Prawira, saya menemukan kutipan-kutipan berikut.

Seseorang yang tidak mampu berpikir introspektif, tidak akan mampu mematangkan insightnya untuk memperbaiki karakter dirinya.

Insight sangat diperlukan dalam menentukan tindakan-tindakan yang akan dilakukan oleh seseorang. …suatu tindakan yang tepat tentu diperlukan suatu insight yang tepat pula. …Pada akhirnya, hasil kerja sama yang sinergis antara bakat, karakter, intelektual, dan kehendak berupa struktur kepribadian yang merupakan satu kesatuan yang terintegrasi dalam diri seseorang. (hal.74-75)

Kutipan diatas membicarakan betapa bakat memengaruhi pembentukan kepribadian seseorang. Tapi bakat juga harus dibarengi dengan instrospeksi agar menghasilkan wawasan mengenai tindakan terbaik.

Jadi nggak masalah apakah kamu orang yang cenderung pake hati, sensitif, ataupun nggak emosional sama sekali.

Yang penting jangan sampai terjebak dalam sikap egosentris dan pemikiran yang keliru bahwa bakatmu sudah cukup baik sehingga nggak perlu mengembangkan potensi lainnya. Atau malah jadi pesimis karena meyakini bahwa kemampuan kita nggak sebaik orang lain, dan jadi kehilangan motivasi untuk mengembangkan bakat yang lain. *nasehat untuk diri sendiri* Semua harus diukur menggunakan introspeksi. Wawasan yang dihasilkan mudah-mudahan akan membentuk kepribadian yang baik yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut video bayi emosional untuk melengkapi harimu. πŸ˜€

Iklan

22 pemikiran pada “Emosional = Lemah?

  1. Sayang videonya nggak kebuka. Mungkin kompiku nggak kompitebel. Anyhow aku setuju banget bahwa kita butuh mengevaluasi diri terus menerus supaya bertumbuh jadi pribadi yang lebih baik πŸ™‚

  2. he he… ternyata ada teman juga saya.. πŸ˜€ bipolar, tapi saya baru tingkat I (atau ini sudah parah?) πŸ˜€
    Btw, write can reduce the swing effect and make us better is it?

  3. Emosional. Emosi. — Kalau di Indonesia, di sekitar kita, kata ’emosi’ selalu terdengar seperti negatif ya. Padahal emosi itu bisa bentuknya banyak sekali. Senang, sedih, riang, cemberut. Itu emosi juga. πŸ˜€

    Being too emotional, doesn’t mean we can’t do good. Jadi, emosi-nya ditambah. Menjadi orang yang menggunakan emosi plus (yang positif) atau emosi minus (yang negatif). πŸ˜€

    • lol i dunno about emo. are you seriously into that?? you mention about it so much! πŸ˜† well i think emo kids are very dramatic and expressive about their feelings. i find them kinda annoying but interesting at the same time. i mean, i do some of their rituals as well: writing poems, talking emotional, but i don’t wear eyeliner and rebonding my wavy hair.

      but i don’t think all OUR alay kids realise what they’re doing or what emo really is. i think they dress like one just to look good. or maybe im wrong. who knows.

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s