Biblioteraphy: Membaca Untuk Merawat Depresi

DSC01191

Boston Globe melaporkan mengenai program baru yang diluncurkan Juni lalu di Inggris.

Disana, dokter yang merawat pasien dengan depresi “ringan hingga sedang” bisa memberi kita resep bukan hanya obat-obatan, tapi juga judul buku yang kemudian bisa kita cari di perpustakaan. Biasanya buku-buku self-help yang berhubungan dengan mengatasi depresi dan kecemasan.

Istilah “biblioteraphy” bukanlah hal baru. Istilah ini dicetuskan tahun 1916 oleh seorang pastor bernama Samuel Crothers. Tahun 1966, The American Library Association mulai membicarakan bibilioteraphy dengan mengungkapkan bahwa:

Penggunaan buku-buku yang dipilih pada dasar konten dalam program membaca yang direncanakan dirancang untuk memfasilitasi penyembuhan pasien yang menderita penyakit mental dan gangguan emosional. Idealnya, prosesnya berlangsung dalam tiga fase: identifikasi pribadi sang pembaca dengan karakter khusus dalam karya yang direkomendasikan, menghasilkan katarsis psikologis, yang mengarah pada wawasan rasional yang berkenaan dengan hubungan solusi yang disarankan dalam teks terhadap pengalaman pribadi pembaca. Bimbingan psikoterapis terlatih disarankan.

Biblioteraphy sering digunakan terhadap anak-anak dalam masa-masa sulit seperti buku-buku anak tentang menghadapi kematian hewan peliharaan atau kematian kakek-nenek. Sehingga program ini juga diharapkan dapat membantu orang dewasa yang membutuhkan.

Iklan

3 pemikiran pada “Biblioteraphy: Membaca Untuk Merawat Depresi

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s