How To Be A Positive Person?

how to be positive personPerhatikan di judulnya ada tanda tanya yang berarti saya juga masih mencari jawaban pasti dari pertanyaan tersebut.

Saya mau cerita sebentar soal mengapa saya sempat tiba-tiba kehilangan motivasi ngeblog selama sebulan antara bulan Februari hingga Maret. Bisa dibilang saya mengalami krisis identitas sebagai blogger yang masih tengah mencari jati diri. Padahal saya kira dua tahunan ngeblog sudah menganugerahkan saya momentum ngeblog yang paling pas buat saya. Dan saya pikir saya tidak akan harus khawatir lagi apakah bakal mengalami blogger’s blog dan kekhawatiran-kekhawatiran lainnya.

Tapi akhirnya saya dihadapkan pada masalah identitas ini. Bukan, saya bukannya memalsukan identitas diri saya. Tapi lebih kepada identitas saya lewat tulisan di blog ini. Bagaimana karakter yang terbangun melalui cara penyampaian saya yang masih patah-patah, imej yang dilihat orang sebagai teman sesama blogger maupun pengunjung baru.

Dan jujur saja, sebulan lalu itu saya mulai merasa terbebani oleh keinginan saya sendiri untuk selalu tampil sepositif mungkin dalam tulisan. Padahal saya sama sekali nggak jago berkomunikasi dengan gaya pep-talk, menghibur ataupun gaya khas lainnya. Saya ini kaku dan canggung. Saya mulai merasa membohongi diri saya sendiri karena berusaha menghibur dan menyemangati orang lain sementara saya sendiri masih memiliki banyak sekali kekurangan.

Saya memikirkan hal ini hingga pada titik akhirnya saya menyerah dan bersikap masa bodoh dengan masalah imej dan kepribadian ini. Saya rehat dan menggunakan Internet secara lebih pasif dengan sekedar menikmati konten sambil sesekali berkontribusi lewat komentar, bukan lagi sebagai pembuat konten lewat blog saya.

Toh saya pikir saya juga bukan blogger seleb yang postingan barunya selalu dinanti-nanti jutaan umat. Dan kalaupun ada momen ketika mood bagus dan bahan tulisan yang sekiranya bermanfaat, saya pasti akan buat dan terbitkan tanpa harus memikirkan dedikasi penuh pada blog atau mengharapkan respon yang tinggi.

Semua ini berujung pada pengalaman saya baru-baru ini dengan gangguan kesehatan yang nano-nano alias campur-campur. Semua pengalaman beberapa hari ini memberi saya petunjuk untuk belajar menjadi seseorang yang lebih positif. Bagaimana caranya? Yah, sebenarnya, singkirkan sebisa mungkin semua hal buruk dari pikiran. Baik itu tentang diri sendiri maupun hal dan orang lain. Judgement, negative comments, gerutuan, etc…

Kita sering nggak mengerti mengapa sebagian orang bertindak dengan cara tertentu, melakukan hal tertentu yang mungkin bertentangan dengan prinsip pribadi kita. Yang bisa kita katakan adalah ada banyak alasan dari “mengapa”. Tapi semua itu memiliki satu kesimpulan yang sama, yaitu: love. Dalam arti suka, cinta, hobi, senang, baik dalam taraf egosentris hingga tulus merupakan minat berdasarkan kepribadian seseorang.

Semua orang suka sesuatu dari suatu hal dan mereka akan mencoba melakukannya dengan cara mereka. Contohnya, orang suka Star Wars. Si Badu mengekspresikannya dengan mengoleksi semua DVD atau home video filmnya. Sementara Si Alex mengoleksi figurin karakter hingga kostum tiap karakternya.

Dengan cara yang sama, itulah mengapa blog dicintai karena orang bebas melakukannya dengan cara yang mereka sukai. Sebagian orang menggunakannya sebagai portofolio untuk profesi fotografer, dokumentasi pernikahan, jurnal pribadi, puisi, cerpen, hingga konten-konten via media unik lainnya seperti kerajinan tangan dan video. Jadi menurut saya nggak masalah jika kamu nggak begitu sering mengupdate blog selama konten yang kamu tulis adalah hal yang kamu sukai dan dengan cara penyampaian yang kamu sukai.

Jika kamu suka dengan gambar, hey, monggo masukkan saja gambar yang bagus dalam tulisanmu. Jika kamu suka referensi video, silahkan ambil dari sumber-sumber yang dapat diandalkan seperti Youtube, Metacafe, …Vimeo, etc (end of thinking capacity).

Jadi kesimpulannya, untuk menjadi sosok yang positif kamu harus melihat bahwa tiap orang melakukan semua hal dengan cara yang mereka sukai. Sehingga jika kamu ingin bergabung dalam barisan, kamu tidak perlu terbebani untuk menyamai imej orang-orang lain, melainkan kamu hadir sebagai sosok yang mengerti dan menghargai apa yang kamu sukai karena itulah yang semua orang lakukan disini (jadi diri sendiri). Kita semua bergerak berdasarkan dorongan kecintaan terhadap sesuatu. Dan jika kamu sudah melakukannya, kamu akan menjadi orang yang lebih positif. Semoga saja. Oke.

Bagaimana tipsmu menjadi seseorang yang lebih positif?

4 pemikiran pada “How To Be A Positive Person?

  1. Kalau aku, selalu berpikir positif, baca buku-buku yang positif, dan bergaul dengan orang-orang yang bisa memberikan kita hal-hal/insight yang positif.🙂

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s