Seven Words

Khalil Gibran once said that people will never understand one another unless language is reduced to seven words. What would your seven words be?

Pas mikir jawabannya, saya keinget sama adegan dalam film Where The Wild Things Are ketika Max bertemu dengan Bob & Terry, dua ekor burung hantu sahabat KW (kei-dabel-yu). KW bilang akan lebih baik kalo Max bertanya pada mereka dalam tujuh kata. Kemudian Max menyusun kata-kata seperti ini, “How. Do. I. Make. Everyone. O. K.”

Aw..unyu. :3

Jujur saya nggak tahu tentang kata-kata Kahlil Gibran yang dirujuk dalam prompt. Tapi jawaban saya mungkin adalah:

I love you because I am you.

We tend to try to recognize everyone, we collect information about each other, we self-defend from someone new, we make comments and judgement about others,…not necessarily because we’re different.

We’re tracking each other down. We may want to always check out first if you and others can build mutual connection out of your differences.

Yet deep inside, you want to know if you are feeling secure and safe enough to act out the unconditional kindness and love. Because that is all our original function that is given when we’re created; our original state that is peaceful, all sufficient, happy, caring and loving. We sort of subconsciously do this to remind ourselves, that you are me, I am you, we were one, we came from one source.

Never need to be too insecure of yourself or others. We don’t have to try, we don’t really need any effort to love unconditionally. We always do that since the beginning. Physical boundaries and differences are only tools to create and build something good for others while we’re hanging around in this world. But the next person in your daily life is just another part of your soul. They’re there because of you. You’re here because of me, because of them.

Are you in there? I am here. I love you.

#MotivasiBuatDiriSendiri

Head In The Clouds

clouds

“It is better to have your head in the clouds, and know where you are… than to breathe clearer atmosphere below them, and think you are in paradise.” – Henry David Thoreau

Beberapa lama saya pernah pasang di laptop sebuah wallpaper B&W yang lumayan artistik bergambar awan berisi kata-kata diatas.

Saya suka kutipannya. Saya rasa kutipan ini memiliki dimensi berlapis yang bisa kita terjemahkan dengan banyak cara. Tergantung pada minat personal ataupun situasi yang cocok.

Namun pada intinya kutipan ini bisa dimaknai sebagai penyemangat agar kita percaya diri dengan apa yang kita senangi, dan melakukan lebih dari yang sudah ada.

Bagaimana kamu memaknai kata-kata Mr. Thoreau diatas? 🙂

Crisitunity

Crisitunity adalah portmanteau atau gabungan dari dua kata yang diciptakan oleh karakter kartun Homer Simpson.

Dalam episode “Fear of Flying”, ketika Homer putus asa sejak diusir temen-temennya dari bar langganannya, Lisa menyemangati si ayah dengan memberitahu bahwa dalam bahasa Cina “crisis” dan “opportunity” memiliki kata yang sama. Lantas Homer berseru, “Yes. Crisitunity!” dan bersemangat pergi mencari bar langganan baru. 😛

Crisi-tunity

Kata yang dimaksud Lisa adalah 危机 (wēijī/dibaca: wei-chi). Wēi bisa juga diartikan sebagai bahaya, sementara jī juga memiliki banyak pengertian, salah satunya adalah titik kritis. Wikipedia

Kata ini memang sering dijadikan kata motivasi agar kita tidak memandang pesimis suatu bencana/cobaan. Bahwa apa yang kita terima dan apa yang hilang dari kita belum tentu seperti yang kita pikirkan.

Misalnya ketika komputer atau gadget kita rusak, mungkin itu kesempatan untuk membaca buku-buku menarik yang belum pernah kita baca. Ketika seseorang dipecat dari suatu pekerjaan, mungkin itu adalah kesempatan baginya untuk jadi pengusaha yang sukses. Ibaratnya, ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka.

Yang pasti, setiap nikmat/cobaan yang kita terima itu bertujuan membuat kita jadi lebih baik asal disikapi dengan positif. Ya nggak? 😛 Ya nggak ya? 🙄

Apakah kamu pernah punya pengalaman crisitunity seperti contoh diatas?

 

A Call For Inspiration

a call for inspiration

Sebenernya ada yang lebih gawat dari kehilangan inspirasi, yaitu kehilangan motivasi. Ya, kehilangan motivasi itu sangatlah gawat karena bisa membuat semuanya jadi stagnan, mau buat karya apapun rasanya seperti mengangkat setengah Everest. *lebay tingkat hiker*

Pernahkah kamu kehilangan motivasi? Lalu bagaimana tips dan cara mengatasinya?

 

Random Post Roundup

Sekedar kumpulan tulisan dari blog-blog saya yang lain. Sayang kalo nggak dibagi, sekalian nambah-nambah kunjungan juga hehe.

Foto Hewan Lucu Bisa Memicu Produktivitas

Oala Magz – Menurut studi di Jepang, gambar-gambar kucing, anak anjing dan bayi-bayi hewan lainnya dapat membantu seseorang agar lebih produktif. Sekelompok psikolog di Hiroshima University melakukan tiga eksperimen untuk menguji hipotesis mereka.

Menemukan Mobilnya Setelah 2 Tahun Lupa Dimana Parkir

Oala Magz – Seorang pria di Berlin, Jerman bertemu kembali dengan mobilnya setelah dua tahun lupa dimana dia parkir.

Pasangan Yang Bertunangan Selama 32 Tahun Tapi Tidak Pernah Menikah

Oala Magz – George Brown, 58 tahun, dan Glynis Johnstone, 55 tahun, berhubungan sejak tahun 1977. Pasangan asal Skotlandia tersebut bertunangan 32 tahun lalu pada tahun 1980.

3 Cara Mengatasi Writer’s Block, Sekarang!

1. Buanglah pikiran negatif. Pikirkan keuntungan yang kamu dapatkan dari menulis postingan. Kamu mendapat trafik, dan mungkin komentar serta respon positif dari pengunjung, belum lagi orang-orang yang tertarik menjadikan tulisanmu sebagai referensi dan memberikan backlink.

Cara Agar Tetap Termotivasi Ngeblog

Masa yang paling berat dalam negblog biasanya adalah minggu dan bulan-bulan pertama. Di masa itu kita sering kehilangan motivasi dan tujuan ngeblog.

Cara Mengembangkan Gaya Tulisan

Menulis secara reguler saja tidak cukup untuk membangun audiens. Kamu harus menemukan cara-cara untuk merengkuh lebih banyak pengunjung dan mengembangkan kontenmu agar lebih menarik.

16 Tips Ngeblog Untuk Pemula (Part 1)

Baik blog baru maupun yang sudah lama berjalan selalu butuh mengembangkan blognya ke tahap yang lebih tinggi.
Tingkatkanlah kesempatanmu untuk sukses dengan 16 tips berikut ini.

16 Tips Ngeblog Untuk Pemula (Part 2)

Lanjutan dari 16 Tips Ngeblog Untuk Pemula (Part 1)

Silahkan dibaca jika dirasa ada yang menarik. Saat ini saya lagi nggak ide soalnya. Mood sedang nggak mendukung, tapi saya akan berusaha dan semoga bisa segera menerbitkan tulisan baru.

Semoga menghibur dan bermanfaat.

“Tugas Sesat” Dari Fiazku

Wadoy pas banget nih lagi nggak ide buat postingan. Wekekek. Masbro fiaz melemparkan tugas yang lumayan nggak banyak sih, tapi kayaknya mikirin jawabannya lumayan susah juga… Yok dilongok kayak apa tugasnya:

1. kenapa lo ngebog di WP kan blog lain banyak?
2. apa sih keinginan lo dari kecil, trus kesampean ga?
3. blog lo fokusnya sama apa sih? trus apa udah punya ciri khas?
4. lo kenal gue (fiaz) dari mana, trus orangnya gimana? bisa cek photo gue di post pemotretan
5. post postnya fiaz bagus ga sih? mulai dari tata bahasanya, pemilihan kata, ceritanya. trus si fiaz punya ciri khas ga?

1. kenapa lo ngebog di WP kan blog lain banyak?

Sebenernya saya punya juga blog di blogspot <= sekalian promosi. 😛 Tapi untuk nulis-nulis yang sifatnya lebih pribadi saya balik lagi pake WordPress, karena…enak aja pakenya. Mood-nya beda kalo nulis cerita pribadi di WP dan Blogger. Halah. 😀 Mungkin karena di WP akses untuk nengok blog-blog lain lebih gampang, baik WordPresser yang Internasional maupun yang lokal, jadi lebih gampang untuk blogwalking dan belajar ngeblog dari blog-blog lain.

2. apa sih keinginan lo dari kecil, trus kesampean ga?

Pengen jadi Power Rangers warna biru.

Kesampean dong:

3. blog lo fokusnya sama apa sih? trus apa udah punya ciri khas?

Nggak tahu juga gan… 😕 Niatnya sih cuma cerita-cerita pribadi doang. Sekalian buat berbagi buat temen-temen yang didagnosa Bipolar atau masalah mental lainnya. Siapa tahu bisa saling berbagi motivasi dan masukan… 🙂 Kalo ciri khas sih kayaknya belum. Soalnya saya nggak mengangkat niche tertentu juga sih. Paling banter kalo saya jadi terkenal trus blog ini jadi brand tersendiri, gitu lho. Tapi itu sih lain cerita lagi. 😛 Walaupun saya nggak yakin saya bakal terkenal, yang pasti saya SANGAT menikmati dunia per-blog-an melalui WP ini. 🙂

4. lo kenal gue (fiaz) dari mana, trus orangnya gimana? bisa cek photo gue di post pemotretan

Seingetku waktu itu nemu blog fiaz dari latest posts di Dasbor. Tapi kurang inget juga sih, bisa jadi lewat wangsit atau mimpi. Wekekek. Pertama kali liat wujud orangnya cuma lewat propic di twitternya. Kesannya setelah lihat foto: ternyata aslinya lebih kurus dan tampak eksotis kayak mahasiswa pertukaran antar negara dari Thailand. Hahay… 😀 Nggak heran banyak penggemarnya orang-orang bule. Esehh…

5. post postnya fiaz bagus ga sih? mulai dari tata bahasanya, pemilihan kata, ceritanya. trus si fiaz punya ciri khas ga?

Segera setelah saya membaca post-post pertama fiazku.wordpress, fiaz telah menjadi pahlawan saya. <- gaya nenek-nenek bule yang diwawancarai sebagai korban selamat dari badai katrina

Jujur saya selalu kepengen bisa ngeblog dengan gaya kayak fiaz yang bebas, lucu dan kreatif. Yah mirip-miriplah sama jagoan-jagoan blogger Raditya Dhika, bena kribo… Yang pasti saya sangat menikmati baca blog fiazku dan setiap post terbarunya kayak nambah kuah gratis di rumah makan padang, 😛 selalu lezat dan menghibur.

Cuman saya mau nanya dikit. Kalo dulu kan tagline judul blog fiazku kalo nggak salah “hanya ngeblog dari BB”. Apa sampai sekarang juga masih ngeblog dari BB? Kalo emang iya, saya jadi makin salut deh. 😀

Happy blogging, all!

Bisakah Bipolar Dan Skizofrenia Sembuh Total?

Aku sangat terinspirasi sekaligus termotivasi ketika membaca post di blog curhat-nya mas Tarjum yang berjudul Gangguan Bipolar dan Skizofrenia Bisa ‘Sembuh Total’!

Tidak berlebihan jika aku katakan Mas Tarjum adalah salah seorang ‘tokoh’ Bipolar yang berprestasi. Kenapa berprestasi? Karena dia mampu mengubah pengalamannya ketika menderita Bipolar semasa remaja menjadi berkah dan dedikasi yang patut diacungi jempol sebagai caregiver bagi para ODB dan penderita penyakit mental lainnya. Dia bahkan sudah menerbitkan buku memoar tentang pengalaman hidupnya yang diterbitkan oleh Gramedia! 😀

Motivasi dan doa itu sebenarnya sama kuatnya jika kita meyakini apa yang kita katakan dan harapkan. Ungkapan “Anda adalah apa yang Anda pikirkan” bukan sekedar ungkapan kosong. Meyakini sesuatu membuat kita mengambil tindakan dan pilihan yang mengarahkan kita pada tujuan yang kita tanamkan dalam motivasi.

Sama seperti ketika kita membuat gambaran mental untuk mengambil gelas saat ingin minum. Kan nggak mungkin pada akhirnya kamu malah ngambil piring atau garpu. (Iseng banget kalo gitu mah, hehehe :D) Kalo gelas itu ada diatas meja, maka kamu tentu mengambil jalan menuju meja. Kalo gelas itu ada di rak, maka kamu akan mengambil jalan menuju rak. Rutenya jelas berbeda, sesuai dengan letak obyek yang kita tuju. Sama dengan motivasi dan keyakinan. Kalau seorang penderita Bipolar ataupun Skizofrenia yakin bisa sembuh, maka orang itu akan mengambil jalan dan cara-cara yang memungkinkannya untuk hidup lebih baik dan lebih sehat.

Sudah umum diketahui bahwa Bipolar dan Skizofrenia tidak bisa disembuhkan secara permanen, hanya bisa dikendalikan dengan pengobatan dan metode perawatan yang tepat. Kecuali mungkin melalui cara yang lebih ‘luks’ jika seseorang tidak memiliki batasan dalam biaya, misalnya operasi syaraf atau prosedur medis lainnya. Tapi bukan itu intinya.

Yang terpenting adalah meyakini bahwa kita bisa sembuh dan membangun hidup yang lebih baik,  yang menghebatkan diri sendiri serta orang-orang dalam kehidupan kita. Aku sudah pernah bercerita bagaimana dedikasi dokerku yang begitu hebat saat beliau mau melayaniku meski saat itu hari libur. Dokter selalu memberikan semangat dan keyakinan bahwa aku bisa sembuh. Dia terus mengatakan bahwa aku “bukan ketergantungan sama obat, tapi belum sembuh!” Psikiater merawat pasien-pasiennya seperti merawat burung yang terluka dengan penuh perhatian dan dedikasi. They know what they’re doing. Saat mereka menurunkan derajat kekhawatiran kita tentang hal-hal negatif yang kita rasakan, itu yang membuat kita bisa membayangkan bahwa suatu hari kita akan bisa sembuh seperti burung yang terbang bebas setelah sembuh dari lukanya.

Jadi, bisakah seseorang sembuh total dari Bipolar dan Skizofrenia? Itu adalah pilihan. Pilihan yang dapat mengubah caramu memandang dan menjalani hidup selamanya. Sembuh adalah tujuan. Maka yakinkan dirimu untuk memilih tujuan yang benar. 🙂

[Lihat link grup Facebook yang dibuat sebagai wadah curhat bagi para penderita Bipolar (dan umum) di menu Komunitas & Support diatas halaman blog ini.]